Zoom Pelatihan iSIKHNAS

Puskeswan Bukit Batu mengikuti Zoom Pelatihan iSIKHNAS. Telekonferensi itu diadakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau. Pelatihan input data iSIKHNAS secara daring melalui Zoom Meeting terlaksana pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini diikuti secara aktif oleh petugas data dari Kabupaten Bengkalis serta Tim Puskeswan Bukit Batu.

Pelatihan virtual ini menghadirkan narasumber ahli dari Pekanbaru, drh. Andrian. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa akurasi data populasi sapi dari tingkat kecamatan sangat krusial bagi Pemerintah dalam menetapkan kebijakan strategis nasional. Sistem iSIKHNAS memastikan seluruh instansi memperoleh keseragaman data yang sama di semua level, mulai dari lapangan, kabupaten, provinsi, hingga pusat, secara real-time. Proses monitoring data kini menjadi jauh lebih mudah, maka petugas sebaiknya melakukan pembaruan secara berkala, agar laporan yang dikirimkan selalu mencerminkan kondisi terkini di lapangan.

drh. Andrian menyampaikan bahwa pengelolaan data iSIKHNAS saat ini difokuskan penuh secara digital melalui dua jalur utama, yaitu Situs Web Resmi dan Aplikasi Android. Sesi teknis berjalan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para petugas input data memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan kendala utama di lapangan.
Salah satu pertanyaan bagus yang mengemuka dalam diskusi adalah mengenai efisiensi waktu pemasukan data. Petugas menanyakan solusi agar tidak perlu menginput data sapi satu per satu secara individual yang memakan waktu lama.
Drh. Andrian memberikan solusi dengan membedah fitur Input Data Agregat populasi Kelompok pada web dan aplikasi iSIKHNAS. Melalui menu ini, petugas dapat langsung memasukkan angka populasi dalam satu wilayah desa secara kolektif dengan rincian kategori. Melalui metode input kolektif ini, petugas secara signifikan menambah detail demografi ternak yang dibutuhkan pusat.

Perwakilan dari Tim Puskeswan Bukit Batu memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan pelatihan virtual ini. Mereka menyatakan bahwa kegiatan edukasi seperti ini sangat bagus dan sistem basis data daring memang sangat dibutuhkan.

"Mengingat Indonesia adalah negara kepulauan dengan jarak antardaerah yang sangat jauh, keberadaan infrastruktur digital seperti iSIKHNAS sangatlah vital. Dengan adanya sistem Satu Data di seluruh Indonesia, perjuangan dalam memajukan peternakan dan menjaga kesehatan hewan nasional kini bisa bergerak serentak dalam satu komando," pungkasnya.

Posting Komentar