Booster Kendalikan PMK Pangkalan Jambi


Upaya memperkuat imunitas hewan ternak dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus digalakkan di tingkat desa. Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Bukit Batu secara resmi menggelar kegiatan vaksinasi booster PMK massal bagi hewan ternak di Desa Pangkalan Jambi pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh medik veteriner Puskeswan Bukit Batu, drh. Eddy Nuriyanto, didampingi oleh Paravet Hermanto, serta didukung penuh oleh tim media Siber Keswan.

Sejak pagi Pukul 08:00 WIB, Tim Puskeswan mulai menyisir sejumlah kandang peternakan sapi milik warga. Sesampai di kandang, dijelaskan kepada warga bahwa pemberian vaksin booster ini sangat krusial, mengingat masa kekebalan dari vaksinasi sebelumnya bertahap menurun. Disampaikan bahwa vaksinasi booster diberikan agar antibodi sapi tetap berada di tingkat optimal, agar kuat mencegah paparan virus PMK. Peternak sapi di Desa Pangkalan Jambi sangat bekerja sama selama proses penyuntikan ternak. Mereka menarik sapi, lalu mengikat agar tidak bergerak saat disuntik. Langkah turun langsung ke kandang sapi milik peternak, dilakukan demi memastikan target capaian kekebalan terpenuhi.

PMK disebabkan oleh virus, tidak bisa langsung mematikannya, cara agar ternak selamat dengan membangun daya tahan tubuh lewat vaksinasi. Hewan ternak butuh vaksin dosis 1 dan suntikan booster sebagai tambahan kekebalan. Fungsi booster mengembalikan kekuatan imun ternak yang menurun setelah sebulan suntik pertama. Sapi yang sudah di-booster tetap bisa kemasukan virus, tetapi tubuhnya sudah siap bertarung. Efeknya, sapi hanya akan bergejala sangat ringan, cepat sembuh, dan tidak sampai mengalami kuku lepas atau mati. PMK menular sangat cepat lewat udara atau kontak langsung. Jika ternak sudah disuntik booster, diharapakan penyakit mulut dan kuku tidak bisa berkembang biak, sehingga lingkungan peternakan menjadi zona aman.

Puskeswan tidak hanya berfokus pada penyuntikan fisik, penyebaran informasi dan edukasi juga diperlancar dalam kegiatan kali ini. Keterlibatan tim Siber Keswan dalam pembuatan video dokumentasi kegiatan, penyebaran di youtube agar masyarakat luas ikut terlibat. Tim medis juga melakukan pencatatan elektronik secara real-time. Setiap hewan yang telah divaksin langsung diverifikasi agar data sapi terintegrasi ke pusat.

Paravet Hermanto menambahkan, selain penyuntikan vaksin booster PMK, tim Puskeswan juga memberikan layanan kesehatan tambahan berupa pemberian suntik vitamin dan edukasi sanitasi kandang kepada para peternak . Melalui sinergi yang kuat antara petugas Puskeswan, tim siber, dan masyarakat desa, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pasca vaksinasi ini, diharapkan seluruh wilayah Desa Pangkalan Jambi dapat sepenuhnya terkendali dari ancaman penularan PMK. Hal tersebut penting dalam menjaga stabilitas ekonomi para peternak di masa sulit.

Posting Komentar