
Kegiatan strategis ini mengusung tema sentral "Akselerasi Peningkatan Produksi Pertanian Melalui Gerakan Riau Bertani di Provinsi Riau" sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat sinergi petugas lapangan demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Hadir langsung dalam pertemuan ini Kepala Seksi Penyuluhan UPT P2P DPTPH Provinsi Riau, Drs. Akbar Prabowo, M.Si., yang menjadi motor penggerak fungsional sekaligus koordinator teknis penyuluhan di tingkat Provinsi Riau. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis, Tatik Suprapti, S.P., serta Kepala UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bukit Batu, Maryanto, A.Md., bersama jajaran petugas fungsional pertanian setempat. Peserta pertemuan integrasi tentu saja Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), dan Pengawas Benih Tanaman (PBT) se-Kabupaten Bengkalis yang sempat hadir.
Dalam arahannya, ditekankan bahwa penyuluh pertanian, petugas POPT, dan PBT merupakan tiga pilar utama yang tidak dapat dipisahkan di tingkat tapak. Integrasi ketiganya dinilai sangat krusial, mulai dari pengawasan mutu benih unggul sebelum tanam (tugas PBT), pengawalan budidaya dan edukasi ke petani (tugas Penyuluh), hingga langkah mitigasi cepat terhadap serangan hama serta penyakit tanaman (tugas POPT).
Melalui momentum "Gerakan Riau Bertani" ini, sinergi yang kokoh antara jajaran fungsional Provinsi Riau dan Kabupaten Bengkalis diharapkan mampu mempercepat perluasan areal tanam dan mendongkrak produktivitas komoditas pangan lokal secara maksimal.


Posting Komentar