
“Tanaman kangkung sudah panen lagi, daunnya hijau dan segar.” Ujar Ibu Ketua.
“Di kebun ini ada juga tanaman bayam, kacang panjang, cabai, terong dan tanaman obat. Lalu di sekeliling pagar kebun, kami menanam pohon pisang, ubi kayu dan jagung." Jelasnya.
“Hasil panen perdana kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, juga dijual untuk mengisi kas kelompok tani.”Imbuhnya.
Pengawas mutu tanaman mengapresiasi ibu-ibu anggota kelompok tani dalam menjalankan KWT Uswatun Hasanah. Ibu Darmadeni, SP sebagai Petugas PMT menyatakan bahwa dia memberikan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani Uswatun Hasanah, yang telah menunjukkan semangat luar biasa dalam budidaya sayur kangkung. Usaha ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membangkitkan semangat kewirausahaan perempuan di desa.
"Salut untuk ibu-ibu hebat dari KWT yang konsisten menanam kangkung di lahan kelompok tani. Dari kebun ini tumbuh harapan besar untuk mengkonsumsi pangan sehat bagi keluarga. Dari tangan-tangan ibu KWT bisa panen sayuran organik yang disalurkan langsung kepada masyarakat sekitar. Semoga di masa depan, kualitas sayuran bisa terus ditingkatkan.” Pungkasnya.


Posting Komentar