Pelatihan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi

Kamis, bertempat di Aula Pertemuan Horizon, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Bengkalis mengadakan Pelatihan Analisis Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG). Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Haholongan membuka secara resmi kegiatan tersebut.

“Analisis SKPG ini dilakukan guna mengantisipasi kejadian rawan pangan dan gizi di daerah kita. Kegiatan ini sudah berjalan dua tahun, mulai dari tahun 2015 kemarin. BKPP saya harap bisa melakukan pengumpulan, pemrosesan, analisis dan penyebaran informasi situasi pangan dan gizi di Bengkalis.” Ungkap Bapak Haholongan.

Kegiatan ini juga merupakan proses penyebaran informasi mengenai situasi pangan dan gizi karena tidak hanya diikuti oleh 73 orang penyuluh pertanian, tapi juga diikuti petugas SKPG Kabupaten dan Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Tim Penggerak PPK Kabupaten Bengkalis.

“Upaya mengatasi kerawanan pangan di Kabupaten Bengkalis sangat memerlukan peran serta setiap elemen, mulai dari SKPD, pemerintah desa dan kecamatan dalam rangka memberikan informasi dan data yang benar. Hal tersebut diperlukan guna melihat kondisi pangan dan gizi masyarakat secara menyeluruh, sehingga kita benar-benar dapat meminimalisir kerawanan pangan dan kekurangan gizi di masa mendatang.” Tutup Staff Ahli Bupati Bengkalis.

SKPG merupakan suatu sistem pendeteksian secara dini dalam pengelolaan informasi tentang situasi pangan dan gizi masyarakat. Analisis SKPG ini telah menjadi tugas pemerintah daerah, hingga bisa menghasilkan data dasar dalam perencanaan,  penentuan kebijakan, koordinasi pelaksanaan program dan kegiatan  penanggulangan kerawanan pangan dan gizi daerah. Diharapkan melalui berbagai upaya pembangunan ketahanan pangan di daerah, maka potensi kerawanan pangan dan gizi buruk dapat diatasi dengan baik.

Posting Komentar