Sentuhan Literasi di Kebun Sayur KWT


Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kabupaten Bengkalis terus dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Salah satunya melalui program Pondok Baca yang digagas oleh personel Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kecamatan Bukit Batu.

Berangkat dari Markas Penyuluh di BPP, PPL yang tergabung dalam Kostratani mengajak anak-anak di Jalan Lingkar, Kampung Panglong. Mereka belajar menggambar, membaca, dan menulis dalam program khusus yang diberi nama Pondok Baca Uswatun Hasanah (PBUH). Kegiatan swadaya tersebut bertujuan membuka imajinasi, membantu meningkatkan kemampuan literasi anak-anak, sekaligus membuka wawasan mereka sejak usia dini.

PBUH berada di dalam kebun sayur milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Sukaramai. Sengaja dibangun dengan mengumpulkan dana sukarela dari anggota KWT dan Penyuluh. Ibu-ibu anggota kelompok yang sedang bergotong royong menanam sayur biasanya membawa anak atau cucu mereka. Jadi, sangat pas bila anak cucu itu menunggu orang tua mereka sambil beraktivitas ceria di Pondok Baca. Dalam kegiatan tersebut, PPL secara langsung mendampingi proses kreatif seperti menggambar kebun sayur, ombak laut, dan perahu. Anak-anak juga belajar mengenal huruf, membaca, serta menulis dengan metode yang sederhana dan menyenangkan. Suasana belajar pun berlangsung penuh semangat dan keceriaan.

Keberadaan Pondok Baca Uswatun Hasanah mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Seorang guru PAUD setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Penyuluh Pertanian yang turut membantu proses belajar anak-anak di Kampung Panglong. Ia mengatakan bahwa kehadiran PPL tidak hanya memberikan pendampingan kelompok tani, tetapi juga membantu mendorong kemajuan literasi di daerah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada personel BPP Bukit Batu yang telah mengajak anak-anak gemar membaca buku, menggambar, dan menulis. Kehadiran Pondok Baca diharapkan bisa membangun generasi yang lebih cerdas dan berkualitas,” ujarnya.

Program Pondok Baca Uswatun Hasanah menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Penyuluh Pertanian. Walaupun tidak termasuk dalam tugas dan fungsinya, mereka masih berinisiatif membangun Pustaka Baca. Upaya kecil tersebut semoga dapat mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah Bengkalis.

Diharapkan Sentuhan Literasi di Kebun Sayur bisa meningkatkan aktivitas bermain dan belajar anak-anak di dalamnya. Hal tersebut penting dalam tumbuh kembang mereka, agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, mandiri, dan penuh imajinasi. Seperti pohon dan sayuran yang ditanam ibu-ibu mereka, imajinasi akan tumbuh dan mengakar di sanubari anak-anak Bengkalis.

Posting Komentar