
UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Puskeswan Kecamatan Bukit Batu melakukan Antisipasi Penyebaran Penyakit Pada Hewan Kurban. Petugas Paramedik Veteriner dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Bukit Batu melakukan pendataan dan pemeriksaan hewan kurban di desa-desa.
Pada tanggal 7 Juni 2025, dilaksanakan pemeriksaan hewan kurban berupa sapi dan kambing di mesjid-mesjid Kecamatan Bukit. Kegiatan pada hari Raya Idul Adha 1445 H tersebut dikomando langsung oleh Pimpinan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Puskeswan Kecamatan Bukit Batu di bawah Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis. Drh. Eddy Nuryanto dan Paramedis Inseminator Hermanto, didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan berada aktif di lapangan.
“Pemeriksaan hewan kurban penting dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan kesehatan daging hewan. Hal itu juga guna mencegah penularan penyakit melalui bahan pangan asal hewan serta olahannya. Diharapkan dengan dilakukan pemenatauan dan pemeriksaan ini dapat menjamin kesehatan masyarakat serta kelayakan hewan qurban serta menghasilkan daging qurban yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi umat islam khususnya yang sedang berhari raya.”Ujarnya.
Sebelum hari pemotongan tiba, masyarakat dihimbau agar berhati-hati dalam membeli hewan kurban. Ada beberapa kriteria hewan kurban yang dianggap layak dan menjadi pedoman pengadaan sapi serta kambing. Syarat itu antara lain, yaitu hidung hewan kurban tidak lembab atau berair, matanya dalam kondisi cerah dan bening. Hewan tersebut memiliki kaki yang tidak bengkok, memiliki kulit yang tidak rontok saat diusap. Apabila hewan kurban itu jantan, bisa dilihat juga keadaan alat kelaminnya dalam kondisi baik.
Pemeriksaan fisik dilakukan meliputi penentuan umur ternak berdasarkan susunan gigi-geligi, diamati juga aktivitas dan perilaku sapi dan kambing. Terus dilakukan pemeriksaan keadaan umum ternak (ternak jantan, tidak dikastrasi, memiliki jumlah testis dua dan simetris bilateral).Dokter Hewan Bukit Batu pada hari H pemotongan, tampak memeriksa ternak sapi yang sudah disembelih. Pemeriksaan Post Mortem yang meliputi kondisi daging, tulang dan organ dalam. Pemeriksaan organ dalam terutama hati, senantiasa diteliti lebih seksama.
Setelah melakukan pemeriksaan fisik terhadap hewan kurban yang ada di Kecamatan Bukit Batu, menunjukkan hasil bahwa hewan kurban memiliki umur sesuai dengan yang dipersyaratkan yaitu sapi harus berumur di atas 2 tahun. Hal ini dibuktikan melalui pemeriksaan gigi seri ternak dan diketahui keseluruhan ternak telah mengalami pergantian 1 pasang gigi seri susu menjadi gigi permanen. Sehabis diperiksa, hewan kurban memiliki aktivitas dan perilaku normal, memiliki jumlah testis dua yang simetris bilateral dan bukan merupakan ternak jantan yang telah dikastrasi.
“Kami senantiasa mengantisipasi penyebaran penyakit serta menjaga keamanan daging kurban. Hal tersebut dilakukan melalui pemeriksaan sebelum hari raya, serta pada waktu penyembelihan hewan kurban. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan menjelang dan pada Hari Raya Idul Adha di Kecamatan Bukit Batu. Agar sapi dan kambing sembelihan aman dikonsumsi masyarakat.” Tutupnya.


Posting Komentar