Menyimpan Pangan dengan Aman


Pada Tanggal 9 Juli 2025., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sejangat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) B2SA. B2SA adalah singkatan dari "Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman". Istilah ini digunakan untuk menggambarkan prinsip-prinsip dasar dalam memilih dan mengonsumsi makanan yang sehat. Kegiatan Pengembangan Desa B2SA bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik 2025. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis menjadi pelaksana kegiatan tersebut. Bimbingan Teknis dilaksanakan KWT Uswatun Hasanah Desa Sejangat, Kecamatan Bukit Batu. Acara Bimtek terlaksana di Posyandu Sekar Kemuning, Kampung Panglong.

Materi Bimtek yaitu “Menerapkan Keamanan Pangan”, dengan Narasumber Anggota Tim Penggerak PKK Desa Sejangat.

Narasumber menyampaikan bahwa keamanan pangan adalah kondisi di mana pangan yang dikonsumsi aman dan tidak membahayakan kesehatan manusia. Keamanan pangan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah terjangkit dari berbagai macam penyakit. Kegiatan selanjutnya, narasumber juga menyampaikan bahwa bahan makanan sebaiknya tidak terjangkit bakteri, virus, parasit, dan zat-zat berbahaya lainnya. Hal tersebut bila pangan diolah dengan cara yang benar, terutama penyimpanan tepat untuk mencegah kerusakan dan kontaminasi sumber penyakit. Pemateri lalu mempraktekkan cara menyimpan bahan pangan dengan baik dan benar.

Berikut beberapa cara menyimpan sayur di kulkas:
  1. Pisahkan sayuran dengan menyimpannya dalam wadah terpisah, bisa mencegah kontaminasi silang dan mempertahankan kesegaran.
  2. Simpan sayuran dalam wadah tertutup seperti kotak plastik untuk mencegah kelembaban dan udara masuk, sehingga sayuran tetap segar lebih lama.
  3. Pastikan suhu kulkas diatur pada tingkat yang tepat untuk mempertahankan kesegaran sayuran.
  4. Cuci sayuran sebelum digunakan, bukan sebelum disimpan, untuk mencegah kelembaban berlebihan yang dapat menyebabkan sayuran menjadi busuk.
  5. Simpan sayuran dalam kantong plastik yang dapat bernapas untuk mempertahankan kesegaran dan mencegah kelembaban.
  6. Periksa kesegaran sayuran secara teratur dan buang sayuran yang sudah busuk atau rusak untuk mencegah kontaminasi.
“Tujuan kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat, tentang pentingnya menjaga keamanan pangan dalam proses pengolahan, penyimpanan, dan konsumsi makanan. Kami juga mendorong praktik langsung seperti mencuci tangan sebelum memasak, menyimpan makanan dengan benar serta memasak makanan hingga matang.” Tandas PPL.

Posting Komentar