Pelatihan Organik Bagi Penyuluh Pertanian


Salah satu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari UPT BPP Kecamatan Bukit Batu mengikuti pelatihan organik. Asrol Fahmi, A.Md, PPL Desa Sukajadi berada di UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, Provinsi Riau, guna mengikuti kegiatan tersebut. Melalui panitia pelaksana, dikatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merubah sikap PPL, penyuluh swadaya dan swasta dari metode pertanian konvensional menuju organik. Kedua meningkatan pengetahuan wawasan dan keterampilan peserta untuk mengembangkan pertanian organik di wilayah masing-masing. Pelatihan kali ini dikhususkan penerapan organik pada tanaman padi.

Dari media online, dijelaskan bahwa pertanian organik adalah teknik budidaya tanaman yang menggunakan bahan-bahan alami dan menghindari bahan kimia sintetis. Tujuannya adalah untuk menghasilkan produk pertanian yang aman bagi kesehatan dan lingkungan. Prinsip-prinsip pertanian organik adalah memperhatikan kesehatan tanah, tanaman, hewan, bumi, dan manusia. Beberapa praktik pertanian organik di antaranya, menggunakan varietas lokal, memakai pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk kompos, menerapkan pestisida organik, mengendalikan hama dan penyakit secara mekanis, biologis, dan rotasi tanaman.

Kegiatan Pelatihan Organik dibuka oleh Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. Arahan Kepala Dinas bahwa Provinsi Riau membutuhkan penyuluh pertanian. Banyak petugas PPL yang telah pensiun namun pengangkatan pegawai pada saat ini sangat terbatas. Salah satu hasil yang diinginkan dari pelatihan ini agar muncul penyuluh swadaya dan swasta yang bisa mengisi peran menyuluh di lapangan. Dengan adanya pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan konstribusi dalam program “Riau bertani dan Riau Bertuah”.

25 orang mengikuti Pelatihan organik sebagai peserta. Penyuluh berasal dari Kabupaten Bengkalis, Rokan Hulu, Rohil, Inhil, Kuansing, Pelalawan, dan Kabupaten Siak. Selain perwakilan dari UPT Balai Penyuluhan Pertanian Bukit Batu, tampak hadir utusan BSIP Riau. BSIP Riau adalah singkatan dari Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian, Provinsi Riau. Pejabat Pemerintahan juga tampak menghadiri acara pembukaan Pelatihan Organik Bagi Penyuluh Swadaya dan Swasta. Disampaikan bahwa Kegiatan ini menjadi sangat strategis bagi penyuluh pertanian, swadaya dan penyuluh swasta terhadap pembangunan pertanian. Peserta diharapkan mampu memahami kearifan lokal masing-masing, memanfaatkan potensi alamiah untuk pertanian organik. Pada daerah masing-masing, peserta bisa merubah cara berfikir masyarakat agar beralih bertani organik.

“Melatih penyuluh sebagai agen perubahan dapat mendorong program pemerintah bidang pertanian bisa cepat tersampaikan. Semoga melalui pertanian organik, kita bisa kembali bertumpu pada pada siklus dan sistem ekologi yang menjaga kehidupan.” Tandasnya.

Posting Komentar