Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis. Kerja sama tersebut dalam kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Penyakit Mulut dan Kuku pada Ternak. Acara tersebut terselenggara di Gedung Serbaguna Bujang Kelana, Kecamatan Bukit Batu.
Acara KIE Penyakit Mulut dan Kuku dihadiri Kasi Trantibum Kantor Camat, Dokter Hewan Adrian, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP, Kepala Desa, Kepala UPT BPP Bukit Batu, Puskeswan, Penyuluh Pertanian, Inseminator serta Kelompok Tani di Sektor Peternakan.
Perwakilan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, menjelaskan mengenai tujuan diselenggarakannya acara. Disampaikan bahwa berawal dari kejadian mewabahnya penyakit mulut dan kuku pada ternak di Pulau Jawa dan Sumatera. Peristiwa beberapa tahun silam tersebut, dapat menyebarkan penyakit ke 19 Provinsi hanya dalam waktu satu bulan. Pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) waktu itu terkendala, karena belum ada vaksin.
Saat ini kasus PMK ini memang sudah menurun, vaksin juga sudah ada. Justru di waktu inilah perlunya pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan. Ada dua cara pengendalian PMK, yaitu mengatur lalu lintas hewan dan melakukan vaksinasi ternak. Hal tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor, serta pencegahan di tingkat peternak. Salah satu upaya membangun kesadaran tersebut, dilaksanakan komunikasi, informasi dan edukasi PMK di Kabupaten Bengkalis.
“Semoga kesadaran yang tinggi dari peternak, jumlah vaksinasi yang semakin meningkat, bisa mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku.” Pungkasnya.



Posting Komentar