Wirausaha Penggemukan Ternak Sapi Potong



Judul : Wirausaha Penggemukan Ternak Sapi Potong
Penulis : Dr. Ir. H. Rahmat Rukmana, MM
Peresensi : jerujudaun@gmail.com
Penerbit : C.V. Andi Offset-Yogyakarta
Cetakan : I, Juli 2015
Tebal : x + 230 hlm
ISBN : 978-979-29-4667-3

Wirausaha penggemukan ternak sapi potong pada dasarnya merupakan salah satu cara yang mengarah pada peningkatan kualitas dan kuantitas daging yang baik sesuai dengan permintaan pasar atau konsumen. Peluang usaha ternak sapi potong terbuka lebar dan prospektif karena masih ada kesenjangan antara permintaan pasar dengan ketersediaan produk. Faktor-faktor yang mendukung usaha ini antara lain ketersediaan tenaga kerja cukup besar, kebijakan pemerintah yang mendukung, hijauan dan sisa pertanian tersedia sepanjang tahun, serta usaha peternakan sapi lokal yang tidak terpengaruh krisis ekonomi.

Buku ini dapat menjadi sumber informasi bagi peternak, penyuluh pertanian, pengusaha dan segenap pemerhati agribisnis peternakan sapi potong. Buku ini juga dapat digunakan sebagai acuan pelajaran bagi peserta didik di sekolah-sekolah kejuruan pertanian, khususnya program studi peternakan. Materi yang disajikan dalam buku ini meliputi ternak sapi potong yang difokuskan pada bahasan: potensi pengembangan, peluang wirausaha, pengenalan jenis ternak sapi potong, tata laksana penggemukan, penanganan pasca panen, analisis usaha dan pengolahan hasi ternak sapi potong.

Buku ini dibagi dalam enam bab, pertama PENDAHULUAN yang membahas mengenai potensi dan peluang pengembangan wirausaha ternak sapi potong. Bahwa tantangan era perdagangan bebas akan sangat berpengaruh pada pembangunan peternakan di Indonesia ke depan. Penting kiranya untuk memahami peta potensi sumber daya untuk wirausaha ternak sapi potong, khususnya segmentasi penggemukan ternak. Hal tersebut menuntun Indonesia secara bertahap menuju swasembada daging nasional dan swasembada daging berkelanjutan.

Bab kedua dengan judul PENGENALAN TERNAK SAPI POTONG, dimaksudkan untuk memperkenalkan jenis-jenis sapi yang biasa dipelihara, sistem reproduksi dan inseminasi buatan. Jenis sapi lokal yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia antara lain Sapi Bali, Sapi Madura, Sapi Ongole, Sapi Peranakan Ongole (PO) dan Sapi Aceh. Dalam bab ini, bangsa sapi tersebut diulas dan dibahas secara mendetail mengenai asal-usul, daya adaptasi, berat normal dan berat yang bisa dicapai jika diadakan penggemukan. Adapun inseminasi buata (IB) merupakan bioteknologi reproduksi tepat guna dengan memanfaatkan pejantan unggul memproduksi semen beku yang diinseminasikan pada sapi betina. Teknik IB dijelaskan secara sistematis pada bab ini dengan tata cara dan gambar yang jelas.

Bab ketiga, TATA LAKSANA PENGGEMUKAN TERNAK SAPI POTONG, merupakan inti teknologi wirausaha penggemukan ternak sapi potong. Pada prinsipnya menerapkan sapta usaha peternakan, meliputi pemilihan bibit, pengkandangan, pemberian makan, pengendalian penyakit, reproduksi, pasca panen, pemasaran serta manajemen. Dalam bab ini satu persatu hal tersebut dibahas dengan lengkap, mulai dari teknik memilih bibit sapi yang menentukan perkembangan dan keuntungan usaha, pemilihan pakan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pertambahan bobot, sampai pengendalian penyakit yang bisa merugikan. Semua dibahas dengan memberikan alternatif jitu yang bisa dilakukan oleh peternak jika menghadapi kendala di lapangan.

Bab keempat PEMASARAN DAN ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN TERNAK SAPI POTONG, membahas mengenai pemasaran ternak sapi potong. Hasil produksi penggemukan biasanya dijual dalam bentuk ternak hidup dan sebagian lagi dipasarkan sebagai produk daging. Saluran pemasaran dilakukan di pasar tradisional dan pasar modern, misalnya di swalayan atau supermarket yang sudah menerapkan teknologi penganganan dengan memperhatikan suhu, ruang display, kebersihan, sanitasi alat, kualitas dan distribusi yang baik. Bab ini juga membahas analisis usaha yang merupakan cara mengevaluasi tingkat kelayakan usaha yang dilakukan. Tujuan analisis usaha untuk dijadikan acuan dalam menentukan tindakan antisipasi dalam memperbaiki usaha dan meningkatkan keuntungan.

Bab kelima PENANGANAN PASCA PANEN DAGING SAPI POTONG, berisi penanganan pasca panen serta klasifikasi daging sapi potong. Proses ini sangat menentukan kualitas daging yang dihasilkan, penanganan pasca panen juga memberikan jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen. Adapun proses pasca produksi meliputi kegiatan pemeriksaan ante mortem, penyembelihan, pengulitan, pengeluaran jeroan, pemotongan karkas, pelayuan daging, pelepasan tulang, pengangkutan ke konsumen. Semua tahapan tersebut dijelaskan secara sederhana di bab ini dengan tambahan klasifikasi daging sapi. Bagian tersebut dijelaskan satu persatu mulai dari daging prime yang berasal dari sapi gemuk hingga beef yaitu jaringan otot yang diperoleh dari sapi biasa yang umum digunakan sebagai konsumsi makanan.

Bab keenam PENGOLAHAN DAGING SAPI POTONG. Bab terakhir ini membahas mengenai kuliner masakan yang terbuat dari daging sapi. Mulai dari memilih daging, hingga menyusun aneka olahan produk sapi potong. Bab ini menyerupai buku resep masakan yang disertai alat dan bahan serta cara membuat olahan kuliner dari daging sapi. Disertai pula dengan gambar berwarna dari setiap masakan, memudahkan pembaca dalam mengenalinya. Pembaca bisa memilih sendiri jenis-jenis masakan yang bisa dipraktekkan, mulai dari sosis, bakso, burger, dendeng, abon, steak, hingga masakan rendang yang pernah menduduki peringkat pertama sebagai makanan terlezat di dunia versi CNN internasional.

Semangat wirausaha penggemukan sapi potong dan gelora gerakan swasembada daging nasional perlu dipandu oleh inovasi dan teknologi tepat guna. Dengan bahasanya yang runut, rinci dan ilmiah disertai gambar berwarna, buku ini sangat baik untuk djadikan panduan bagi para pelajar, mahasiswa, penyuluh pertanian dan peternak. Buku ini disusun secara sistematis, lugas dan mudah dipahami. Tujuannya untuk diaplikasikan di lapangan oleh pihak pemangku kepentingan, menjadi semangat dan gelora pewujudan swasembada daging nasional berbasis sapi potong di daerah.

Posting Komentar