Petugas POTP (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman padi. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sukajadi dan Desa Bukit Batu. Usaha berawal dari menandai ciri serangan hama dan gejala penyakit tanaman padi. Kehadiran hama tikus di lingkungan persawahan dapat dideteksi dengan memantau tanda-tanda keberadaannya, seperti melihat jejak kaki, jalur lintasan, kotoran dan lubang tikus. Adapun salah satu ciri tanaman padi tekena penyakit menurut sebagian pengamat yaitu terdapat bercak pada daun.
Guna mencegah serangan hama dan penyakit pada tanaman padi masa tanam 2021, maka Petugas POPT bersama PPL melakukan penyuluhan pertanian. Arahan agar sebaiknya kelompok tani melalukan rapat turun semai untuk menentukan waktu tanam serentak. Hal tersebut untuk memudahkan pengelolaan sawah secara berkelompok dan mencegah serangan hama dan penyakit. Bimbingan selanjutnya adalah agar petani menanam varietas padi yang tahan hama dan penyakit. Terakhir disarankan sebaiknya kelompok tani mengatur jarak tanam padi menggunakan jajar legowo. Hal tersebut agar ada jarak antar tanaman untuk ruang masuk sinar matahari. Jamur penyebab penyakit padi tidak gampang masuk bila kelembaban terjaga, hama pun tidak bisa sembunyi di tempat yang terang.


.png)
.png)
Posting Komentar