Kewirausahaan Berbasis Agribisnis



Judul : Kewirausahaan Berbasis Agribisnis
Penulis : Dr. H. Ali Musa Pasaribu, M.S.
Penerbit : C.V. Andi Offset-Yogyakarta
Cetakan : I, Juni 2011
Tebal : xvi + 224 hlm
ISBN : 978-979-29-3060-4

Buku ini membahas mengenai cara menekuni sektor wirausaha berbasis agribisnis yang benar, mulai dari membangun ide maupun gagasan, proses masuk ke usaha agribisnis, studi kelayakan bisnis sektor agribisnis,hingga menelusuri lembaga keuangan yang dapat dijadikan sebagai sumber permodalan.

Buku ini dibagi dalam 9 bab, pertama PENDAHULUAN yang membahas mengenai batasan pengertian antara wiraswasta dan agribisnis. Bahwa wiraswasta merupakan keberanian dalam memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahan hidup dengan kekuatan mandiri. Adapun wirausaha yang menggerakkan usaha bisnisnya dalam lingkup basis pertanian merupakan pengertian wiraswasta secara agribisnis.

Jika membaca bab ini nyatalah bahwa kita didorong untuk menjadi Entrepreneur atau seorang wirausaha di bidang pertanian. Membahas sejarah singkat mengenai wiraswasta, pengusaha yang sukses diberbagai bidang, ruang lingkup usaha pertanian, hingga kemampuan bergerak di bidang agribisnis sebagai sektor utama ekonomi kerakyatan. Muncullah sebuah kesimpulan bahwa menjadi seorang wirausahawan harus dipersiapkan sejak usia dini agar pada usia dewasa sudah berpengalaman dan dapat menjadi seorang pengusaha yang bermartabat dan sukses dalam usaha yang diminatinya.

Bab kedua dengan judul ALTERNATIF BERWIRAUSAHA DALAM AGRIBISNIS, membahas teknik-teknik pengembangan usaha tani pada berbagai subsektor. Antara lain subsektor tanaman pangan dan hortikultura, tanaman perkebunan dan subsektor produksi peternakan. Disusul kemudian sektor Perikanan dan Kehutanan. Teknik pengembangan usaha tani dibahas dalam bab ini disertai dengan contoh tanaman, beserta langkah-langkah dalam meningkatkan hasil. Beberapa adaptasi teknologi yang bisa diterapkan juga mendapat porsi pembahasan yang cukup detail.

Bab ketiga, KARAKTER DAN SIFAT YANG PERLU DIMILIKI WIRAUSAHA membahas variabel penting untuk menjadi seorang wirausahawan. Bagaimana kita melihat masa depan, bagaimana menangkap peluang yang ada, berfikir dengan penuh perhitungan, dan bagaimana keluar dari permasalahan dengan berbagai alternatif solusi yang ada. Karakter yang perlu dimiliki seorang wirausaha salah satunya adalah Percaya Diri. Tidak mudah terombang ambing oleh pendapat orang lain, akan tetapi tidak juga menolak mentah-mentah saran dari orang lain. Percaya diri menimbulkan optimisme tinggi yang akan membuat bisnis akan berhasil.

Bab keempat STUDI KELAYAKAN BISNIS SEKTOR AGRIBISNIS membahas mengenai aspek legalitas usaha yang sedang dijalankan. Tujuannya untuk meyakinkan bahwa hasil operasi usaha tersebut sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Aspek Amdal (Analisis mengenai dampak lingkungan) dirasakan cukup penting karena produk yang dipasarkan harus memenuhi ketentuan persyaratan lingkungan hidup. Dengan adanya usaha yang berjalan, pengaruh positif yang ditimbulkan kepada masyarakat perlu dilihat. Selain perkembangan sosial dan budaya, pengaruh positif dapat juga terlihat dari kondisi lingkungan fisik. Misalnya pembangunan jalan, jembatan, sarana ibadah, yang meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

Bab kelima MARKETING PLAN membahas mengenai Pemasaran yang sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu usaha. Tujuan pemasaran adalah memberikan kepuasan bagi konsumen. Pada konsep pasar, produsen tidak sekedar membuat barang, tidak pula asal melancarkan promosi, akan tetapi produsen memusatkan perhatian pada selera pasar. Produsen memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen, serta meneliti dan menetapkan segmentasi pasar. Oleh sebab itu, seorang wirausaha penting dalam membenahi dan mendidik karyawannya agar memiliki sikap dan sasaran untuk memuaskan konsumen, dengan memberikan kesan sebaik mungkin.

Bab keenam PENGELOLAAN USAHA KEUANGAN. Bab ini juga membahas mengenai sumber permodalan yang dapat diperoleh melalui, modal sendiri, berkerjasama dengan orang tua, dalam rangka patungan membiayai kebutuhan. Selain itu ada juga pinjaman bank dan pegadaian yang bisa diajukan peminjaman, apabila modal sendiri tidak mencukupi. Pada proses pengelolaan keuangan, bab ini juga menjelaskan sistem manajemen kas secara menyeluruh. Namun premis awal buku ini menyatakan bahwa seorang wirausaha yang hebat memulai modal utama bukanlah dengan uang, tapi kepercayaan. Modal utama dalam berbisnis adalah ketekunan, kerajinan, kedisiplinan dan kerja keras.

Bab ketujuh berjudul KERANGKA DASAR PEMIKIRAN WIRAUSAHA AGRIBISNIS membahas mengenai pembangunan yang merupakan suatu proses perubahan untuk meningkatkan taraf hidup manusia. Hal tersebut tidak lepas dari aktivitas pemanfaatan sumber daya alam (SDA). Perencanaan pemanfaatan dan pengelolaan SDA perlu dipertimbangkan secara cermat dan terpadu. Dengan wawasan agribisnis yang benar, maka pembangunan bisa selaras antara kepentingan wirausaha pertanian dengan lingkungan yang terjaga dengan baik.

Bab kedelapan berjudul KELAYAKAN AGRIBISNIS SEBAGAI SEKTOR ANDALAN PEREKONOMIAN NASIONAL membahas mengenai kriteria pembangunan agribisnis sebagai andalan perekonomian nasional. Ada empat kriteria yang dibahas dalam bab ini, lalu penulis menjustifikasi kelayakan pengembangan sektor pertanian dengan kriteria tersebut. Yang pertama Tangguh, dapat dilihat dari kemampuannya dalam menghadapi gangguan dari luar. Kedua, Progresif, menggunakan potensi kemampuannya untuk berkembang. Ketiga Ukurannya cukup besar, serta yang terakhir Artikulatif, kemampuannya sebagai lokomotif penarik sektor ekonomi lainnya.

Bab kesembilan, MANAJEMEN PEMBIAYAAN DAN PENDAPATAN USAHA. Bagian terakhir dari buku ini secara khusus membahas mengenai analisis pendapatan yang akan diperoleh selama usaha pertanian beroperasi. Didalamnya juga dihitung apakah usaha memberikan laba yang memadai bagi pelaku wirausaha. Mengingat suatu usaha yang akan dikembangkan memiliki rasio tertentu, khususnya yang terkait dengan adanya peningkatan biaya produksi, penurunan harga jual, maka benefit yang diperoleh dari suatu usaha perlu dianalisis. Agar terlihat dengan jelas sejauh mana usaha yang beroperasi mampu bertahan dengan berbagai tantangan yang dihadapi.

Dengan bahasannya yang detail, rinci dan ilmiah disertai gambar, tabel dan grafik buku ini sangat baik untuk djadikan buku panduan bagi para pelajar, mahasiswa, penyuluh pertanian, petani dan praktisi yang ingin mendalami ilmu pengetahuan terkait kewirausahaan berbasis agribisnis. Namun bagi mereka yang baru saja menekuni dunia agribisnis akan menemui sedikit kesulitan dalam memahami keseluruhan isi buku ini. Terutama pada bagian yang terkait analisis pendapatan usaha agribisnis, yang memang memerlukan pengetahuian khusus untuk dapat memahaminya.

Namun terlepas dari hal tersebut, seperti yang diungkapkan oleh penulisnya sendiri bahwa keunggulan buku ini terletak pada pendekatan praktis, dengan memberikan contoh pada banyak kasus yang bercirikan agribisnis. Dalam buku ini terdapat motivasi dan dorongan sektor pertanian agar menjadi daya gedor pembangunan ekonomi nasional. Caranya dengan berpijak pada sumberdaya dalam negeri untuk meningkatkan daya saing perdagangan global. Menambah sumber pendapatan nasional dengan memberi kesempatan kerja bagi angkatan kerja yang intelektualnya berbasis agribisnis. Buku yang bagus, terlebih bagi praktisi yang ingin memulai usahanya di bidang agribisnis terpadu di Indonesia.

Posting Komentar