Bersumber dari internet disebutkan pengertian penyuluhan partisipatif. Penyuluhan Partisipatif merupakan pendekatan penyuluhan yang memungkinkan penyuluh mengkaji dan menyelesaikan suatu masalah sesuai dengan kondisi yang dialami petani. Melalui metode ini masyarakat berpartisipasi secara interaktif dan membuat analisis bersama sesuai kebutuhan petani. Sementara itu, bagi penyuluh akan lebih termotivasi untuk menggali informasi dan menjadikannya materi penyuluhan yang spesifik lokalita. Lalu mengemas materi penyuluhan dalam bentuk yang lebih praktis, menarik, dan interaktif.
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. Melaksanakan Pelatihan Metodologi Penyuluhan Pertanian Partisipatif (MP3) bagi Penyuluh Pertanian Lapangan dan Pelatihan Pertanian Terpadu (PPT) bagi Petani.
Acara pembukaan pelatihan dilakukan di Aula Kantor UPT Pelatihan dan Penyuluhan Provinsi Riau di Jalan Kaharudin Nasution, Marpoyan Pekanbaru. Hadir pada acara pembukaan Pelatihan itu, Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis. Perwakilan Balai Besar Penyuluhan Pertanian Jambi dan Kepala BPTP Riau. Ada pun peserta pelatihan adalah 30 orang Penyuluh pertanian lapangan Kabupaten Bengkalis dan 20 orang anggota kelompok tani dari Kabupaten Bengkalis.
Pada kata sambutan Sekretaris DTPHP Bengkalis, Bapak Wahyuddin, S.Sos, MM menyatakan Pelatihan ini salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia penyuluh pertanian. Semoga pelatihan ini menambah ilmu untuk penyuluh melaksanakan tugas di lapangan. Pandemi covid yang mengurangi anggaran bukan alasan untuk tetap meningkatkan produksi pertanian dan peternakan. Target-target kita sudah ada beberapa kecamatan yang akan dilaksanakan IP 200 dan menambah luasan lahan tanaman pangan dan hortikultura. Antara lain Kecamatan Rupat, Bathin Solapan, dan Siak Kecil. Lahan-lahan terbengkalai di tiap kecamatan juga akan berusaha kita kembalikan menjadi lahan pertanian seperti semula. Pelatihan ini untuk menyokong program pertanian di Kabupaten Bengkalis tersebut.
Selanjutnya sambutan dan pembukaan pelatihan secara resmi oleh Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. Disampaikan bahwa pelatihan ini adalah langkah positif Kabupaten Bengkalis dalam menyikapi semakin besar tuntutan pertanian dalam mencukupi kebutuhan pangan. Perubahan itu secara dilakukan secara terpadu. Mari menyamakan persepsi di tingkat pengambil keputusan, penyuluh dan petani. Sebab pertanian mesti dikelola dengan komprehensif dari hulu dan hilir, hingga semua komponen berjalan lancar. Semua itu memerlukan pendekatan lapangan oleh tenaga penyuluh, bijak dalam memilih metodologi yang sesuai perkembangan zaman. Karena kita tidak hanya ingin peningkatan produksi, tapi kita juga meningkatkan kesejahteraan petani.



Posting Komentar