Pengertian Temu Teknis Penyuluh



Sebuah perubahan senantiasa menghadirkan dinamika di dalam masyarakat. Olehnya itu, dalam melaksanakan penyuluhan, dinamika-dinamika yang terjadi dalam kelompok-kelompok tani sebaiknya senantiasa dicermati. Hal ini dimaksudkan agar setiap kegiatan penyuluhan menjadi tepat sasaran dan bersinergi dengan kondisi lokal masyarakat. Peranan setiap unsur yang terlibat dalam perubahan juga berpengaruh penting dalam pencapaian setiap tujuan perubahan tersebut. Sepatutnya setiap elemen dalam masyarakat mengoptimalkan peranannya, baik di dalam kelompok maupun secara individu.


Perubahan bisa berhasil jika dilaksanakan dengan perencanaan yang matang. Martinez (1985) menyatakan bahwa pembangunan pedesaan yang efektif bukanlah semata-mata karena adanya kesempatan, tapi dihasilkan dari perencanaan yang baik. Maksudnya, pencapaian hasil yang maksimal bukan berasal dari percobaan yang membabi buta, tapi di tentukan oleh perencanaan dan pilihan-pilihan kegiatan yang baik.

Dalam lingkup ilmu manajemen, aspek perencaan mempunyai peranan yang sangat krusial, oleh karena itu perencanaan pelaksanaan penyuluhan merupakan suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh penyuluh untuk mencapai tujuan. Salah satu pilar dalam pencapaian tujuan penyuluhan adalah rembug bersama dalam rangka peningkatan dan pengembangan wawasan penyuluhan bagi setiap stakeholder yang terkait di bidang pertanian.

Temu Teknis adalah kegiatan pertemuan berkala antar Penyuluh Pertanian, atau antara Penyuluh Pertanian, peneliti dan aparat pengaturan dan pelayanan untuk meningkatkan pelayanan kepada petani dalam mengembangkan usahataninya (PERMENTAN Nomor: 35/Permentan/OT.140/7/2009). Temu teknis penyuluh merupakan salah satu wadah berkumpulnya para pemberdaya masyarakat di lingkup pemerintahan. Kegiatan Temu Teknis sepatutnya rutin diadakan setiap tahun yang memuat langkah-langkah teknis pembangunan dunia pertanian. Secara umum, hal tersebut yang mencakup pengorganisasian dan pengelolaan sumberdaya dalam pelaksanaan penyuluhan di lapangan.

Temu teknis sendiri merupakan kegiatan yang mendukung program “Empat sukses pembangunan pertanian” yaitu pencapaian swasembada berkelanjutan, peningkatan diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor serta peningkatan kesejahteraan petani”, dengan perluasan kegiatan pengawalan dan pendampingannya.

Tujuan diadakannya temu teknis penyuluhan adalah untuk memberikan pemahaman tentang tata cara sistem kerja penyuluhan, meningkatkan wawasan penyuluhan sebagai tindak lanjut pemecahan masalah, memberi penjelasan tata cara pembinaan kelompok tani, serta menyamakan persepsi antara dinas terkait dalam hal peningkatan kemampuan kelompok binaan.

Temu Teknis Penyuluh merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan pembangunan dunia pertanian yang berkelanjutan. Ada harapan yang mendalam bahwa kegiatan ini mampu menghasilkan kesatuan gerak bagi setiap komponen yang ada di lapangan. Salah satu elemen yang senantiasa dicermati adalah peningkatan kapabilitas Balai Penyuluhan Pertanian, yang ada di tiap Kecamatan. Balai Penyuluhan merupakan pos simpul koordinasi pemberdayaan masyarakat. BPP dalam fungsinya merupakan pusat data, pusat pelatihan dan konsultasi, serta base camp penyusunan dan penyebaran informasi terpadu.

Posting Komentar