Dinas Pertanian Kebupaten Bengkalis sedang berbenah diri, ditandai dengan bergabungnya kembali penyuluh pertanian ke dinas di tahun 2017. Guna memberikan pemahaman sistem kerja penyuluhan di dinas yang baru, maka diadakan Temu Teknis Petugas Lapangan. Kegiatan tersebut diadakan di Pantai Marina Hotel yang terletak di jalan Yos Sudarso No. 2 Bengkalis. Selain itu, fungsi acara ini juga untuk meningkatkan dan mengembangkan wawasan penyuluh dalam melaksanakan identifikasi masalah usaha tani dan rencana tindak lanjut pemecahan masalah.
Acara temu teknis penyuluh ini diikuti oleh 85 penyuluh pertanian se Kabupaten Bengkalis, yang juga polifalen dalam fungsinya sebagai penyuluh peternakan, penyuluh perkebunan dan penyuluh perikanan. Panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa kegiatan temu teknis ini dihadiri oleh tim penyuluh dari 8 kecamatan. dilakukan untuk mengkoordinasikan kerja penyuluhan pertanian di wilayah masing-masing. Dengan adanya pemateri dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Riau, maka proses pengawalan dan pendampingan rekomendasi teknologi serta mensosialisasikan di kecamatan bisa berjalan sesuai rencana.
Plt. Sekretaris Daerah Kabuapten Bengkalis, Drs. H. Arianto, MP saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pencapaian target pembangunan pertanian, diperlukan pelaku utama dan pelaku usaha yang berkualitas dan handal, sehingga mampu membangun usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan.
“Saya bersyukur kembalinya penyuluh ke dinas pertanian. Sekarang kita memerlukan kerja keras untuk membina petani di lapangan. Hingga mereka tidak sekedar memiliki keinginan bertani yang konstan, tapi juga memiliki kemampuan teknis yang handal.” Ujarnya.
Bapak Sekda juga berharap Dinas Pertanian mengarahkan penambahan pengetahuan dan wawasan penyuluh sesuai klasifikasi dan spesifikasi ilmunya. Penyuluh pertanian sebaiknya menimba ilmu di Jawa Barat yang pertaniannya bagus. Penyuluh perkebunan diberangkatkan ke Medan-Sumatera Barat, penyuluh peternakan ke Padang Mengatas-Sumbar, serta penyuluh perikanan diberangkatkan ke lokasi yang pembangunan perikanannya sudah maju.
Yang terakhir Pak Sekda berharap temu teknis penyuluh pertanian ini dapat dijadikan momentum untuk membahas dan menyatukan persepsi terhadap penyelenggaraan penyuluhan pertanian, pengawalan dan pendampingan penerapan teknologi dan merekomendasikan serta mencari solusi dari berbagai masalah yang timbul ditingkat lapangan.



Posting Komentar