Saung Tani di Batas Negara

“Saung tani merupakan tempat yang sederhana, namun seringkali menghasilkan ide-ide cemerlang untuk kemajuan pertanian  di desa. Itu jika saung tani ditempatkan sebagai wahana berkumpul dan bertukar pikiran para petani, didampingi penyuluh pertanian lapangan.”

Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis-Balai Penyuluhan Pertanian (UPT-BPP) Kecamatan Rupat dan Rupat Utara. Diungkapkan dalam sambutan dan arahannya pada acara peresmian saung tani dan syukuran menandai selesainya masa tanam padi tahun 2017.  Acara yang dihelat di Desa Sungai Cingam Kec. Rupat tersebut, ditaja oleh Gapoktan Harapan Bina Utama sebagai wadah pemersatu kelompok tani yang ada di Desa Cingam.

“Budaya berdiskusi dan menyatukan pendapat sebaiknya terus dikembangkan dalam kehidupan petani, khususnya dalam mengidentifikasi masalah-masalah di kebun dan sawah. Tidak hanya itu, pembenahan kinerja poktan bisa dilakukan di saung melalui pertemuan rutin kelompok tani. Baik itu dari segi keaktifan pengurus kelompok, administrasi dan persuratan, keuangan dan merencanakan kegiatan ke depan.” Jelas Ka. BPP Rupat.

Sebagai penutup arahannya, Ka. BPP memberi wejangan kepada para penyuluh pertanian agar mampu memaksimalkan keberadaan saung tani. Beberapa keuntungan dapat diperoleh, kita membangun komunikasi dengan petani langsung di sawah, tidak dibutuhkannya gedung formal untuk penyuluhan, serta menghilangkan sekat antara ilmu pengetahuan secara teoritis dengan kenyataan di lapangan. Dengan itu akan membentuk kebersamaan antara petani dan penyuluh, hingga transfer teknologi pertanian bisa berjalan lebih lancar. Ilmu jajar legowo, pemupukan berimbang, pupuk bokashi dan pestisida nabati telah mendapatkan tempat untuk dipelajari dan dipraktekkan, yaitu di saung tani kita yang baru.

Acara peresmian saung tani untuk kelompok tani Semoga Jaya ini ditandai dengan pemberian kunci saung kepada ketua kelompok tani. Kepala Desa Sungai Cingam diberikan Kehormatan sebagai pemberi kunci, mengucapkan terima kasih kepada DPRD dan Pemkab Bengkalis khususnya Dinas Pertanian yang telah mengalokasikan dana untuk pembangunan saung tani di Desa Sungai Cingam.

Dalam arahannya, Bapak Kades Azman minta kepada para anggota Gapoktan Harapan Bina Utama agar saung tani yang dibangun dari dana APBD Kabupaten Bengkalis ini dapat diberdayakan secara optimal. Digunakan sebagai tempat berkumpul, berembug dan bermusyawarah seluruh anggota kelompok tani dalam merencanakan, menyusun dan membahas permasalahan pertanian serta mencari solusi yang tepat guna. Anggota kelompok diminta agar memelihara bangunan saung tani sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, dengan menjaga kebersihannya serta menggunakannya dengan penuh tanggung jawab. Terakhir Pak Kades berharap Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur pertanian di desa perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

Posting Komentar