Kehadiran penyuluh pertanian di lapangan, diharapkan bisa menyuntikkan kesadaran kepada petani untuk memperbaiki masa depannya menggunakan kekuatan mereka sendiri. Selain itu, petani juga bisa mendapatkan tambahan ilmu teknis di bidang peternakan, pertanian padi, hotikultura, tanaman perkebunan dan ilmu lain yang menunjang aktivitas mereka di lahan pertanian. Penyuluh pun demikian, bisa mengambil pelajaran dari aktivitas lapangan yang mereka kerjakan. Transfer ilmu tidak mesti hanya di gedung kampus, sebab tidak akan cukup ilmu yang kita peroleh di bangku sekolah, tapi juga mesti diiringi penambahan pengalaman lapangan.
Hal tersebut di atas telah diperingatkan oleh Bapak Kepala Seksi Ketenagaan-Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, kepada peserta pelatihan Fasda II di Desa Teluk Papal dan Desa Mentayan Kecamatan Bantan. Beliau juga berpesan agar aspek pendekatan partisipatif terus ditingkatkan, agar pesan yang ingin kita sampaikan bisa ditangkap dengan sempurna oleh petani.
Acara pembukaan pelatihan Strategi Pengembangan Kelembagaan Petani (SPKP)
tersebut, dilaksanakan pada tanggal 25 September 2017. Lokasi acara di Kantor
Desa Teluk Papal, menggabungkan para petani dari Desa Mentayan dan Teluk Papal
hingga berjumlah 50 orang. Turut hadir pada acara pembukaan tersebut yaitu
Kepala Desa kedua Desa yang mendapat kesempatan menyelenggarakan pelatihan SPKP
untuk penguatan dan pengembangan kelompok tani.
Kepala Desa Teluk Papal pada kata sambutannya mengucapkan terima kasih karena anggota kelompok tani di desanya bisa terpilih sebagai peserta pelatihan.
“Terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis yang telah memilih desa kami sebagai lokasi pelatihan ini. Semoga petani yang ikut pelatihan bisa mengambil manfaat yang banyak, membangun kelompok tani dan memakmurkan desa setempat.” Ungkap Pak Lakuning.
Panitia penyelenggara pelatihan Fasda II telah menetapkan lokasi praktek, untuk Kecamatan Bantan, empat desa telah dipilih sebagai lokasi praktek para peserta pelatihan SPKP. Desa Resam Lapis, Desa Berancah, Desa Teluk Papal dan Desa Mentayan. Masing-masing Desa diwakili oleh satu kelompok tani dengan jumlah anggota yang mengikuti pelatihan pengembangan kelompok tani ini berjumlah 25 orang.
Diharapkan dalam prosesi pengembangan kelompok tani ini, bisa menghasilkan gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang kuat dan profesional, sesuai petunjuk pemerintah.
KARAKTERISTIK GAPOKTAN
1. Adanya pertemuan rutin anggota Gapoktan, juga rapat pengurus yang
diselenggarakan secara berkala dan berkesinambungan.
2. Disusunnya rencana kerja Gapoktan secara bersama dan dilaksanakan oleh para
pelaksana sesuai dengan kesepakatan, serta dilakukan evaluasi setiap akhir
pelaksanaan secara partisipatif.
3. Memiliki aturan atau norma tertulis yang disepakati dan ditaati bersama.
4. Memiliki pencatatan administrasi dan keuangan yang rapi untuk setiap
anggota.
TUJUAN GAPOKTAN
1. Meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha.
2. Memotivasi pelaksanaan program kerja dan menjaga kebersamaan setiap kelompok
di wilayahnya.
3. Menjaga dan meningkatkan mutu (penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca
panen).
FUNGSI GAPOKTAN
1. Merupakan satu kesatuan unit produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar
(kuantitas, kualitas, kontinuitas dan harga).
2. Penyediaan saprotan (pupuk bersubsidi, benih bersertifikat, pestisida dan
lainnya) serta menyalurkan kepada para petani melalui kelompoknya.
3. Penyediaan modal usaha dan menyalurkan secara kredit atau pinjaman kepada
para petani yang memerlukan.
4. Melakukan proses pengolahan produk para anggota (penggilingan, grading,
pengepakan dan lainnya) yang dapat meningkatkan nilai tambah.
5. Menyelenggarakan perdagangan, memasarkan atau menjual produk petani kepada
pedagang atau industri hilir.
Sumber : Permentan No.82/OT.140/8/2013
Terakhir dikatakan bahwa petani sebagai mata rantai pembangunan pertanian daerah, diharapkan bisa memanfaatkan sumberdaya alam secara maksimal, membangun Gapoktan yang disiplin, melaksanakan penerapan teknologi anjuran penyuluh, mempertahankan kesinambungan produksi serta meningkatkan hubungan kerjasama dengan mitra usaha.



Posting Komentar