Dinamika Kelompok di Desa Parit Kebumen


Berdasarkan pendapat seorang pengamat, diperoleh pengertian dinamika kelompok tani. Dinamika kelompok adalah suatu kelompok yang teratur dari beberapa individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis secara timbal balik dan nampak jelas antara anggota yang satu dengan yang lainnya. Dinamika berasal dari kata dynamics yang berarti bergairah atau punya semangat untuk bekerja. Dengan demikian pengertian dinamika kelompok yaitu kelompok yang selalu memiliki gairah dan semangat untuk bekerja.

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Bengkalis, mengadakan Pelatihan Dinamika Kelompok (DK) pada Kelompok Wanita Tani ‘Kebumen Indah’ Desa Parit Kebumen, Kecamatan Rupat. Kegiatan DK merupakan pelatihan dasar untuk menumbuh kembangkan kebersamaan, kekompakan dan kerjasama yang baik antara pengurus dan anggota dalam kelompok tani. Awalnya kelompok tani mendapatkan Pelatihan DK, lalu penyuluh pertanian mendampingi dalam penerapan materi pelatihan di lapangan. Pelatih dalam kegiatan Dinamika Kelompok adalah Fasilitator Daerah Tingkat Dua yang telah memiliki sertifikat Pelatihan Fasda.

Kegiatan DK tersebut bertujuan meningkatkan interaksi antara anggota kelompok agar meningkat produktivitas usaha taninya. Salah satu manfaat DK adalah menciptakan iklim demokratis dalam kelompok tani. Kegiatan ini adalah sebuah proses yang berkelanjutan, tidak berakhir di ruang kelas saja. Metode yang dipakai yaitu POD (Pendidikan Orang Dewasa), yaitu memfasilitasi petani dalam mengembangkan kemampuannya, menggunakan beragam pengalaman agar potensi diri berkembang dengan metode yang menyenangkan.


Sebagai epilog bahwa tidak seorang pun manusia di dunia hidup dalam kesendirian, memang manusia adalah mahluk sosial, artinya memerlukan berhubungan dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sudah menjadi sifat individu manusia untuk hidup berkelompok, karena individu tersebut merasa lebih aman bila berlindung pada kelompoknya. Sehingga setiap manusia akan mengidentifikasi dirinya terhadap kelompoknya.

Dengan demikian manusia dapat berinteraksi, hubungan yang terjadi bersifat timbal balik, saling mempengaruhi. Terdapat faktor kesamaan antar anggota kelompok yang dapat mempererat hubungan antar mereka. Seperti : kepentingan, tujuan, pandangan, perasaan, dan sebagainya.

Kelompok tani adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dunia pertanian. Kelompok tani sebagian telah teruji dinamis, bekerja keras dan pantang menyerah. Disela kegigihan tersebut, mereka membutuhkan dinamika kelompok sebagai penyegaran dalam menggapai tujuan swasembada pangan.

Posting Komentar