Selamat Datang di Pulau Jauh


Assalamu Alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Puji syukur kehadirat Allah Subhana Wataala, atas berkat rahmat dan inayahNya jualah kita bisa berkumpul di saung tani yang bersahaja ini untuk mengikuti acara panen raya padi tahun 2014. Shalawat serta salam tercurah pada nabi Muhammad SAW, dengan ucapan “Allahumma Shalli Ala Muhammad Waala ali Muhammad” semoga dengan senantiasa bershalawat atasnya kita mendapat shafaat di Akhirat kelak. Aamiin.

Rupat adalah pulau yang indah, deburan ombak menyisir pantai dan lambaian nyiur kelapa menyambut setiap tamu yang datang. Pulau seluas 894,35 km2 ini memendam potensi besar untuk dikembangkan, mulai dari perkebunan karet dan sawit sampai potensi wisata yang luar biasa. Namun ada sedikit kekhawatiran sebab pulau berpenghuni 31.403 jiwa ini belum bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Kita masih harus memasok kebutuhan bahan pangan dari luar daerah.

Tercatat sampai akhir tahun 2013, luas tanaman padi di Kecamatan Rupat seluas 600 Ha, terbagi atas padi gogo 400 Ha dan padi sawah 200 Ha. Sawah dan ladang kita secara keseluruhan menghasilkan 1.130,5 ton beras. Ini hanya sepertiga dari total kebutuhan beras kita, yaitu 3.130 ton. Hal ini sangatlah miris saudara-saudara sekalian, mengingat sejak dulu kita dikenal sebagai negara agraris, yang menjadikan pertanian sebagai poros utama pembangunan bangsa.

Namun ketika saya hadir di tempat ini, berada di tengah-tengah petani, dikelilingi hamparan padi yang luas ini, kekhawatiran itu berubah menjadi rasa optimisme tinggi, bahwa sebenarnya kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri!

Kita memiliki banyak lahan yang belum termanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan padi, jagung, ubi, buah dan sayur mayur untuk masyarakat. Berdasarkan data yang ada, luas potensi lahan Kecamatan Rupat untuk mendukung pembangunan pertanian adalah sekitar 6.704 ha yang mencakup; lahan sawah (beririgasi, tadah hujan), lahan kering (tegal, ladang, penggembalaan rumput, pekarangan rumah, lahan bera dan lainnya). Potensi yang sangat luas untuk dikembangkan.

Melihat peluang tersebut, ditambah usaha dan kerja keras dari kita semua, Kecamatan Rupat saya yakin bisa memenuhi pangan secara mandiri. Bahkan kita bisa terlibat dan mendukung program pemerintah “empat sukses pembangunan pertanian” yaitu Pencapaian swasembada berkelanjutan, Peningkatan diversifikasi pangan, Peningkatan daya saing ekspor serta Peningkatan kesejahteraan petani.

Dalam mencapai tujuan tersebut, setiap unsur pemerintahan maupun masyarakat terkait sangatlah penting. Setiap elemen harus mengoptimalkan peran, sebab padunya kekuatan instansi pemerintahan dengan masyarakat bisa menstimulasi perubahan yang lebih cepat dan radikal dibanding perubahan yang berlangsung secara alami.

Keberadaan kelompok-kelompok Tani sangat membantu dalam pencapaian tujuan ini, baik dalam kerjasama maupun gotong royong dalam usaha-usaha di bidang pertanian. Alhamdulillah Kecamatan Rupat sudah memiliki 48 Kelompok Tani dan 12 Gapoktan. (Bahkan sebagian besar telah hadir dan berkumpul bersama kita pada hari ini.) Salah satunya adalah kelompok tani “PENEBAK INDAH” yang turut berpartisipasi atas terselenggaranya acara panen raya ini.

Pemerintah juga telah banyak berperan dalam upaya mencapai ketahanan pangan di Kec. Rupat, diantaranya Program cetak sawah baru, perluasan lahan pertanian padi, meningkatkan IP, bantuan pupuk dan saprodi, bantuan alsintan serta berperan serta dalam upaya peningkatan kapasitas sumberdaya petani kita.

Namun setiap jalan pasti ada rintangan, beberapa hambatan di bidang pertanian kec. Rupat diantaranya, masih terjadi alih fungsi lahan, sarana pertanian belum tersedia, jumlah tenaga penyuluh pertanian yang masih kurang, serta makin turunnya minat bertani pada generasi muda.

Namun semua hambatan tersebut tidak mesti mematahkan semangat kita. Tapi sebaliknya, menjadi cambuk pelecut semangat bahwa masih banyak yang harus kita benahi dalam memajukan dunia pertanian di Pulau Jauh yang sama-sama kita cintai ini.

Akhir kata, semoga bulir-bulir padi yang tumbuh diatas sawah-sawah kita ini bisa memicu semangat seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan produksi pangan kita di tahun-tahun berikutnya.

Amin ya Rabbal Alamin...

Tanam padi di musim hujan
Padi ditanam seluas mata memandang
Selamat datang Para Tamu dan Rombongan
Di panen raya Kelurahan Batupanjang

Saya akhiri sambutan ini dengan ucapan billahi taufik wal hidayah. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu.

TerlamaLebih baru

Posting Komentar