Vaksinasi Jembrana Tahun 2026 di Bukit Batu


Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Bengkalis melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), via Puskeswan Bukit Batu menggelar kegiatan vaksinasi jembrana pada ternak sapi. Hal tersebut dalam rangka mencegah penyebaran penyakit Jembrana di Wilayah Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Acara berlangsung selama dua hari yaitu Tanggal 5 Februari 2026 dan 9 Februari 2026. Kegiatan ini agar ternak sapi tidak terjadi penurunan berat badan, penurunan produksi dan kematian akibat penyakit jembrana. Penyakit Jembrana adalah penyakit menular yang menyerang sapi, khususnya sapi Bali. Tahun 1964, penyakit ini pertama kali dilaporkan di Kabupaten Jembrana-Bali, sehingga dinamakan Virus Jembrana.

Vaksinasi difokuskan pada sapi milik peternak di Desa Batang Duku dan Desa Buruk Bakul. Tim medis dari Puskeswan Bukit Batu turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi ternak dalam kondisi layak vaksin. Tim Puskeswan Bukit Batu terdiri dari 3 orang yaitu, Dokter Hewan Eddy Nuryanto, Paramedis Hermanto, serta seorang divisi media. Kegiatan Vaksinasi dimulai sejak pagi hari, berangkat dari Puskeswan di Jalan Jendral Sudirman lalu tiba di Desa sebelum Jam 08:00 WIB. Dokter Hewan dan Paramedis mempersiapkan alat suntik, jarum steril dan botol kaca berisi vaksin jembrana. Tim medis melakukan vaksinasi didampingi pemilik sapi, satu-persatu ternak sapi disuntik vaksin dan vitamin.

Kepala Puskeswan Bukit Batu, Drh. Eddy menyampaikan bahwa vaksinasi jembrana Tahun 2026 ada dua tahap. Pada tahap pertama sebelum puasa, ternak sapi disuntik vaksin jembrana. Tahap kedua nantinya setelah lebaran ada vaksin booster tahap kedua. Dijelaskan juga bahwa selain pemberian vaksin pada ternak sapi, juga diberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan yang cukup, serta pelaporan cepat apabila ditemukan gejala penyakit pada sapi.

Pemerintah daerah Bengkalis melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Lewat Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan disampaikan bahwa ada upaya menjaga produksi daging dan meningkatkan kesejahteraan peternak di Kabupaten Bengkalis. Kepala Bidang PKH Aan Suhairi, ST melalui pejabat fungsional medik veteriner Drh. M.Hani Mardani, terus mengawasi pelaksanaan Vaksinasi Jembrana di Kecamatan Bukit Batu. Disampaikan oleh Dokter Hewan Hani bahwa Vaksinasi Jembrana Tahun 2026 dilakukan secara serentak di 11 kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Realisasi penyuntikan vaksin jembrana secara keseluruhan sudah mencapai 783 dosis dari target 1.500 dosis.

Dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas ternak, pihaknya juga menghimbau peternak agar berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi jembrana. Bidang PKH, DTPHP akan melakukan langkah preventiff guna menjaga Kesehatan hewan ternak, serta mempertahankan status bebas penyakit hewan menular di Kabupaten Bengkalis. Para peternak menyambut baik kegiatan ini dan berharap program vaksinasi dapat terus dilakukan secara berkala.

Terakhir disampaikan Tim Lapangan bahwa penyakit Jembrana merupakan penyakit infeksius yang dapat menyerang sapi dan menimbulkan kerugian ekonomi akibat kematian ternak. Oleh karena itu, vaksinasi rutin menjadi langkah strategis dalam memutus rantai penularan. Dengan adanya vaksinasi ini, diharapkan populasi sapi di Kecamatan Bukit Batu tetap sehat, produktif, dan terhindar dari ancaman penyakit Jembrana.

Posting Komentar