
Pertemuan rutin penyuluh pertanian se-Kecamatan Bukit Batu kembali digelar sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) penyuluh dalam melaksanakan pendampingan di wilayah kerja masing-masing.
Pertemuan bulanan untuk periode November 2024 tersebut dilaksanakan pada Rabu, 20 November 2024, bertempat di UPT Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bukit Batu. Acara dihadiri Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Adi Zulhami, ST, didampingi Koordinator Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bengkalis, Tatik Suprapti, SP. Turut hadir Plh Kepala UPT BPP Bukit Batu, Maryanto, A.Md beserta seluruh penyuluh pertanian se-Kecamatan Bukit Batu.
Dalam arahannya, Kabid Adi Zulhami menegaskan pentingnya sinergi antara Dinas, UPT, dan tenaga penyuluh untuk mendukung keberhasilan kelompok tani.
Fokus pembahasan utama dalam pertemuan kali ini adalah rencana penilaian kelas kemampuan kelompok tani. Penilaian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dan progres kelompok tani dalam pengelolaan usaha tani mereka.
Selain itu, penyuluh juga mendapatkan pengarahan teknis mengenai pengisian blangko penilaian kelas kelompok tani, agar proses evaluasi berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
Pertemuan juga membahas permasalahan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) terkait pupuk bersubsidi.
Dalam rangka mendukung tugas penyuluhan di lapangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis turut menyerahkan sejumlah alat pertanian kepada UPT BPP Bukit Batu. Bantuan alat tersebut meliputi PUTS (Perangkat Uji Tanah Sawah), PUPO (Perangkat Uji Pupuk Organik), BWD (Bagan Warna Daun), serta alat ukur TDS dan pH air.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Adi Zulhami, ST kepada Kepala UPT BPP Bukit Batu dan disaksikan seluruh penyuluh yang hadir.
"Alat-alat ini diharapkan mampu menjadi pendukung dalam meningkatkan kualitas pertanian di Kecamatan Bukit Batu. Dengan data yang lebih akurat, para penyuluh dapat memberikan rekomendasi yang lebih tepat kepada para petani," tutup Pak Kabid.


Posting Komentar