
Pada Hari Selasa, 12 November 2024, dalam rangka Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan, Petugas POPT menyerahkan bantuan racun tikus ke Kecamatan Bukit Batu. Kegiatan pemberian bantuan racun tikus bagi kelompok tani (Poktan) tersebut berlangsung di Kantor UPT BPP Bukit Batu. Kelompok tani yang mendapatkan bantuan ini ialah Poktan yang aktif dalam melakukan budidaya tanaman padi. Diketahui bahwa lahan sawah di Kecamatan Bukit Batu terletak di Desa Sukajadi dan Desa Bukit Batu. Ada pun Gapoktan komoditi utama padi di kedua desa tersebut bernama Gapoktan Berkah Yakin dan Gapoktan Berkat Sri Bakti.
Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada kelompok tani padi. Racun akan digunakan dalam gerakan pengendalian Organisme pengganggu Tumbuhan berupa hewan pengerat tikus. Kehadiran tikus pada daerah persawahan menyebabkan kerusakan pada tanaman padi, mulai dari proses menyemai, semua siklus tumbuh padi, masa panen, hingga waktu penyimpanan di gudang. Banyak tindakan pengendalian hama tikus yang sudah dilakukan oleh petani, tapi seringkali hama pengerat tersebut tetap saja merajalela.
Penyuluh Pertanian bersama Gapoktan telah mengkoordinir rapat turun semai untuk menentukan waktu tanam padi agar serentak. Hal tersebut salah satunya berguna mencegah serangan hama tikus. Kehadiran tikus di lingkungan persawahan dideteksi dengan memantau tanda-tanda keberadaannya, seperti melihat langsung tikus, jejak kaki, jalur lintasan, kotoran, lubang tikus, dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan. Petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan) senantiasa bisa dimohon petunjuk teknis mengenai hama tikus.
Ada beberapa cara mengendalikan hama tikus. Diantaranya yaitu gropyokan, pengendalian hama tikus secara massal dengan memancing tikus keluar dari sarang kemudian mematikannya setelah tikus keluar. Fumigasi, yaitu pengasapan pada lubang aktif tikus dengan cara menghembuskan asap yang mengandung belerang pada satu lubang dan menutup lubang lain yang menjadi jalan keluar tikus. Pengumpanan, yaitu memberikan umpan kepada tikus berupa makanan yang mengandung racun yang diletakkan dekat lubang aktif atau di jalur yang sering dilalui tikus, sehingga tikus keracunan setelah memakannya. Sanitasi habitat, yaitu melindungi tanaman padi dengan memasang pagar penghalang berupa plastik, seng, atau lainnya sehingga tikus tidak dapat menjangkau tanaman tersebut.
Update kegiatan penegndalian hama tikus bahwa pada Tanggal 14 November 2024, Petugas POTP bersama Penyuluh Pertanian dan Bhabinsa menyalurkan racun tikus langsung ke Sawah. Mereka menemui petani di Desa Sukajadi dan Desa Bukit Batu, baik perorangan maupun perkelompok. Ketua Gapoktan Pak Rozali ikut serta dalam gerakan pengendalian hama tikus sawah di Kecamatan Bukit Batu.
“Kami apresiasi cepat tanggap petugas POPT dan Penyuluh dari UPT Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bukit Batu. Termasuk dalam mengantisipasi, mencegah, sekaligus menanggulangi serangan hama tikus di sawah. Semoga hasil panen padi bisa meningkat di periode ini.” Pungkasnya


Posting Komentar