Uswatun Hasanah Panen Kangkung Perdana


Ahad Sore Tanggal 13 Oktober 2024. Musim penghujan menambah semangat KWT Uswatun Hasanah dalam memproduksi sayuran. Mereka melakukan panen perdana tanaman kangkung di kebun kelompok tani. Letak lahan yang diolah KWT berada di tepi Jalan Lingkar, Dusun Sukaramai, Desa Sejangat. KWT Uswatun Hasanah bertani di tanah gambut berukuran 20x40 meter.

KWT adalah singkatan dari Kelompok Wanita Tani, organisasi pertanian yang terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI. KWT Uswatun Hasanah terbentuk pada Tanggal 4 Juli 2024. Uswatun Hasanah yang berarti “teladan yang baik” beranggotakan ibu-ibu tani RT 9 RW 2. KWT Uswatun Hasanah menghasilkan tanaman sayur untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kampung Panglong dan sekitarnya.

Hasil panen perdana tanaman kangkung KWT dipilah di bedengan ukuran 2x10 meter. Ibu-ibu tani mencabut tanaman yang sudah besar sampai ke akar, meninggalkan kangkung ukuran kecil untuk dipanen beberapa hari kemudian. Kangkung diikat sesuai jumlah yang telah ditetapkan, lalu dicuci langsung di kebun sayur. Empat orang anggota KWT memasarkan kangkung ke rumah-rumah penduduk menggunakan dua unit sepeda motor.

“Kami COD ke rumah warga.” Sahutnya dengan wajah berseri.

COD adalah singkatan bahasa inggris dari cash on delivery, artinya pembeli membayar saat barang diterima.

“Harapan kami, hasil panen sayur kangkung dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani.”Ujarnya lalu berangkat ke Perkampungan.

KWT Uswatun Hasanah diketuai oleh Ibu Tuti Hernati, didampingi PPL dari UPT Balai Penyuluhan Pertanian.

“Alhamdulillah, tanaman kangkung sudah bisa panen, daunnya hijau dan segar. Di kebun ini ada juga tanaman bayam, kacang panjang, cabai, terong dan tanaman obat. Lalu di sekeliling pagar kebun, kami menanam pohon pisang, ubi kayu dan jagung." Jelasnya.

“Hasil panen perdana kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, juga dijual untuk mengisi kas kelompok tani.”Imbuhnya. Hasil panen sayur kangkung di kebun kelompok tani dijual dengan harga Rp 5 ribu per-tiga ikat.

Kepala Desa mengapresiasi ibu-ibu anggota kelompok tani dalam menjalankan KWT Uswatun Hasanah. Menurutnya, mereka sangat kompak, penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Itu tercermin dari aktifitas keseharian mereka dalam mengelola kebun sayuran secara swadaya.

“Lahan gambut yang tersedia, dimanfaatkan secara optimal. Melalui kerja keras, ibu-ibu bisa produktif menghasilkan sayuran. Terima kasih Ibu-ibu, telah berkontribusi untuk memenuhi kebutuhan pangan di kampung kita.” Tutup Pak Kades dengan bangga.

Posting Komentar