Programa penyuluhan pertanian merupakan perpaduan antara rencana kerja penyuluh dengan aspirasi pelaku utama dan pelaku usaha bidang pertanian. Programa menjadi acuan bagi penyuluh, mengarahkan dan mengendalikan kerja-kerja di lapangan. Maka isi programa penyuluhan pertanian menjadi komitmen penuh untuk direalisasikan. Programa penyuluhan dirancang guna perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota kelompok tani. Program penyuluhan sebaiknya tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan petani.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Kabupaten Bengkalis. Arahan tersebut saat membuka kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian anggaran Tahun 2023. Pembukaan agenda programa penyuluh pertanian Se-Kabupaten Bengkalis tersebut berlangsung Aula Marina Pantai, Kota Bengkalis.
Pembukaan Programa Kabupaten diikuti 76 Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan turut dihadiri Kepala UPT BPP 11 orang, Kepala UPT Perkebunan 6 orang, POPT 5 orang, KTNA 12 orang. Semua peserta berasal dari 11 kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.
Penyusunan programa pertanian ini menghadirkan narasumber asal Pekanbaru. Pemateri dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau.
Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Johansyah Syafri. Dalam sambutannya disampaikan bahwa program pertanian yang disusun sepatutnya dirancang dengan cermat dan berfokus pada kebutuhan sektor pertanian.
“Identifikasi masalah yang dihadapi oleh petani, pilih metode penyuluhan yang efektif, serta evaluasi hasil dan dampak dari programa tersebut. Implementasi dari hasil penyusunan programa penyuluhan pertanian tersebut merupakan wujud dukungan dan upaya dalam mendukung visi Kabupaten Bengkalis terwujudnya Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera.” Ujarnya.
Disela-sela kegiatan penyusunan programa kabupaten, juga dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan juara pertama Kategori Penyuluh Pertanian Lapangan PNS Berprestasi dan Kategori Penyuluh Swadaya berprestasi dari Provinsi Riau. Disampaikan pula oleh Narasumber dari Pekanbaru, bahwa Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis menjadi Juara 1 lomba media penyuluhan pertanian. Penilaian lomba tersebut dari Diskominfotik Pekanbaru. Pemenang PPL Kabupaten Bengkalis berhasil menjadi yang teratas dari 11 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.



Posting Komentar