Penyuluh Pertanian di Unit Pelaksana Teknis-Balai Penyuluhan Pertanian (UPT-BPP) Kecamatan Bukit Batu mengikuti telekonferensi mengenai Perangkap Keong Mas. Acara jarak jauh berbasis elektronik tersebut, diikuti dari Kantor UPT-BPP yang terletak di Gedung Terpadu Desa Sungai Selari. Telekonferensi bersama BPPSDMP Kementan RI, dihadiri oleh Kepala UPT dan PPL dari Kecamatan Bukit Batu.
Berikut ini catatan dari kegiatan mengenai Perangkap Keong Mas tersebut.
Agenda Ngobrol Asyik (Ngobras) bertemakan Pembuatan Perangkap Keong Mas (Kaltrap) diadakan di AOR BPPPSDMP.
Gerakan pengamanan produksi padi dengan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) ramah lingkungan. merupakan langkah tepat. Gerakan ini bisa menjadi role model petani daerah lain di Indonesia. Peran penting pemerintah memimpin petani menghadapi OPT atau hama tanaman padi di musim kering dampak El Nino.
Kepala BPPSDMP mengatakan bahwa pengendalian hama untuk meningkatkan produktivitas pertanian sebaiknya bersifat ramah lingkungan. Pembuatan perangkap keong mas berupa Kaltrap merupakan cara bijak dalam bertindak. Kaltrap adalah akronim dari Kalambuai Trap, atau perangkap kalambuai, nama lokal lainnya untuk hama Keong Mas. Kaltrap biasanya diletakkan di sekitar persawahan, diberi umpan yang disenangi Keong Mas, hingga masuk dan terperangkap.
"Kaltrap itu ramah lingkungan, dengan cara ini hama dapat ditanggulangi dan lingkungan bisa kita jaga, sehingga produktivitas bisa meningkat," katanya.
Narasumber Ngobras, Mukhsin Penyuluh Kabupaten Banjar menjelaskan pada paparannya bahwa Keong Mas merupakan hama yang menyerang bibit padi atau tanaman padi muda. Keong Mas perkembang biakannya sangat cepat, dari telur yang tersebar di lahan padi.
"Satu keong mas bisa bertelur kurang lebih 500 butir perkelompok telur. Satu siklus hidupnya bisa menghasilkan 15-20 kelompok telur dengan presentasi penetasan 85%," terang Mukhsin.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa teknik pemasangan Kaltrap yaitu perangkap yang sudah tersedia, diikat tali. Umpan berupa singkong atau ubi kayu, dikupas kulit luarnya, lalu diletakkan di dalam perangkap. Kaltrap di letakkan di area sawah, maka hama Keong Mas akan masuk perangkap. Bisa mengurangi populasi hama padi di sawah.
“Kaltrap mampu mengendalikan hama yang merugikan petani.” tandasnya.



Posting Komentar