Pada Hari Kamis, 26 Januari 2023, Penyuluh Pertanian dari UPT Balai Penyuluhan Pertanian, Kecamatan Bukit Batu melakukan ubinan padi. Ubinan merupakan pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui produktvitas (hasil per hektar) tanaman. Taksasi Produktivitas Padi berlangsung di Lahan Padi Desa Sukajadi, Kecamatan Bukit Batu. Pelaksanaan pengukuran tersebut dilakukan oleh Penyuluh Pertanian, Asrol Fahmi, A.Md, bersama Gabungan Kelompok Tani Berkat Yakin. Lahan sawah yang diubin adalah milik Pak Wan Arwanto, Ketua Gapoktan Desa Sukajadi. Diperoleh angka produktivitas padi 4,64 Ton/Ha. Dari hasil pengukuran tersebut, terjadi peningkatan produktivitas padi di Desa Sukajadi dibandingkan pengukuran tahun lalu. Hasil ubinan tahun lalu yaitu 3,9 Ton/Ha menjadi 4,6 Ton/Ha tahun ini.
Menurut Pak Arwanto, kendala budidaya padi Tahun 2022-2023
adalah jebolnya tanggul penahan air laut. Akibatnya air asin masuk sampai ke
lahan persawahan. Berbagai upaya telah dilakukan guna memecahkan masalah
tersebut. Direncanakan pembangunan tanggul beton akan dilaksanakan Tahun 2023.
Pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis, melalui Pemerintah Desa Sukajadi rencananya
mendukung kegiatan tersebut. Masalah lain di lahan pertanian padi adalah serangan
hama tikus dan orong-orong. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan,
Kabupaten Bengkalis melalui UPT Balai Penyuluhan Pertanian, Kecamatan Bukit
Batu. Diketahui telah menyalurkan bahan pengendali hama dan penyakit tanaman. Penyuluh
dan POPT juga telah proaktif mengendalikan hama di area sawah.
“Terima kasih kepada Pemerintah, satu persatu kendala berupaya diatasi. Hasil panen padi musim tanam ini cukup baik. Kami dari Gapoktan akan berupaya meningkatkan produksi padi di musim tanam berikutnya.” Tutupnya.



Posting Komentar