Manusia dalam mengarungi kehidupan ini berbeda ketika bereaksi pada suatu peristiwa. Hasil interpretasi terhadap sebuah kejadian bersifat subjektif. Tergantung sudut pandang, pengalaman dan emosional seseorang. Begitu pula kejadian-kejadian yang berlangsung setiap tahun, berbagai tanggapan berada pada kadarnya sendiri. Banyak orang pesimis melihat kondisi sosial ekonomi, sebagian lagi merasa biasa saja, kecil lainnya tetap optimis menatap ke depan.
Menurut sebagian pengamat, saat virus corona menyerang,
sektor pertanian memapah ekonomi Indonesia. Akhir Tahun lalu Pak Presiden
menyatakan Indonesia tidak mengimpor beras di Tahun 2021. Tahun ini Pemerintah
melalui web cybex Kementan menyatakan, terus berupaya melakukan transformasi
digital sektor pertanian Indonesia. Sebagian orang di dunia penyuluhan
pertanian masih optimis, berpacu reruntuhan dunia lama menjadi serba online. Website
penyuluhan pertanian lokal menembus sekat interaksi publik lewat media sosial.
Masyarakat pada umumnya sudah beradaptasi dengan situasi pembatasan
aktivitas akibat pandemi. Saat ini bekerja dan belajar sudah bisa di pusat
kegiatan masing-masing, sebagian tidak lagi dari rumah. Kelompok tani masih
tetap produktif, memaksimalkan setiap potensi pertanian tanaman pangan yang
bisa panen. Petani masih tetap memuliakan tanah, alih-alih terpuruk karena
tekanan ekonomi yang begitu berat. Sebuah kinerja konsisten dan kontinyu demi
mencapai kemandirian pangan.
Pencapaian setahun ini patut disyukuri, sebagian data
progres pertanian Indonesia masih tetap di jalur yang positif. Hal tersebut
tergambar di media pertanian Kemantan maupun media nasional. Berita panen padi,
sayuran dan pelatihan petani dari berbagai daerah masih konsisiten ditayangkan
cyber extension. Dikatakan elemen-elemen pertanian berupaya bangkit segera dan
secara kontinyu meningkatkan produksi pertanian. Semua itu adalah upaya
perubahan yang patut diapresiasi. Bagai secercah harapan dibalik keadaan tahun sebelumnya
yang teramat sulit, hari-hari dilalui dalam bayang kecemasan karena pandemi.
Bangkit lebih kuat merupakan cahaya optimisme dari sebagian
penyuluh pertanian dan kelompok tani. Transformasi digital dengan mengonlinekan
setiap sudut kegiatan penyuluhan pertanian, membuat side by side siber dan
dunia nyata menjadi terkoneksi. Tahun 2022 terdapat 72 tulisan tercipta dari
tangan seorang penyuluh yang ringkih nan gigih. Tulisan tentang kegiatan
penyuluhan pertanian di Kecamatan Bukit Batu. Ada juga puluhan video dokumenter
penyuluhan pertanian terdiseminasi sepanjang tahun. Kerja keras, semangat dan
kemauan yang kuat bersatu padu pada seorang penyuluh. Tingkat determinasi
tinggi di akhir tahun.
Bagi sebagian orang pergantian tahun dimaknai dengan syukur
bahagia karena banyak hal yang sudah didapati tahun ini. Sebagian lainnya, merasa
merugi karena banyak rencana yang belum ditepati. Ada yang berwajah masam,
pesimis menghadapi masa depan. Sebagian tersenyum optimis, walau jalan terjal
menghadang impian. Tidak sedikit juga yang sibuk menyusun resolusi tahun yang
akan datang. Ya, masih banyak yang ingin kita lakukan, tapi waktu tak lagi
mengizinkan di kalender yang sama. Sebentar
lagi akan ada pergantian tahun dengan perayaan, pesta dan kembang api.



Posting Komentar