Di kebun ini ada beberapa teknologi pertanian yang diaplikasikan. Kami menanam sayuran tanpa bahan kimia, budidaya secara alami lebih aman dan sehat. Tanaman sayur organik sudah panen beberapa kali seperti sawi, cabe, terong dan bayam.” Kata Pak Rusyono.
“Termasuk teknologi menggunakan lahan sempit, sehingga tidak menghalangi masyarakat memiliki kebun minimalis yang dapat menyejukkan. Apalagi menggunakan pupuk kompos untuk menyuburkan tanaman. Sama sekali tidak ada racun serangga atau hama lainnya. Cukup dengan rajin membersihkan rumput, hama pergi dengan sendirinya.” Imbuh Pak Yono.
Pada masa 30 hari setelah tanam, beberapa sayuran seperti sawi sudah bisa dipanen. Manfaat bertanam sayur organik sehat untuk keluarga dan lingkungan.
“Sayur ini selain untuk dijual, juga dikonsumsi oleh anggota keluarga sendiri. Tentu saja saya ingin yang terbaik untuk mereka, sayur organik bergizi dan sehat.“ Jelas Pak Yono sambil memperlihatkan sayuran hijau nan segar.
Dikatakan bahwa sebaiknya setiap rumah mau menanam sayuran, dapat menghemat belanja dan menambah pendapatan keluarga. Fungsi lainnya pekarangan rumah menjadi sejuk dan asri, serta sayuran bermanfaat dalam pemenuhan gizi keluarga.
“Saya yakin Ibu, Bapak dan anak bisa bergembira memetik sayuran dari halaman rumah sendiri. Hal tersebut dapat dimulai dengan beberapa jenis sayur dengan jumlah terbatas. Sebuah keluarga dapat memenuhi kebutuhan sayuran sehari-hari dengan cara produksi sendiri.” Harapnya menutup pembicaraan.



Posting Komentar