Penyuluh Pertanian
Lapangan (PPL) Desa Sukajadi, Asrol Fahmi, A.Md, mendampingi Musyawarah
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sukajadi. Berdasarkan Nota Dinas
Penempatan Penyuluh dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan,
Kabupaten Bengkalis. Penyuluh Asrol Fahmi terhitung mulai pertengahan Oktober
2022 aktif bertugas di wilayah Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu. Gapoktan Berkat
Yakin Desa Sukajadi, Kecamatan Bukit Batu, memiliki lima kelompok tani (Poktan)
komoditi padi. Ada juga kelompok tani yang bergerak di sektor perkebunan.
Musyawarah Gabungan Kelompok Tani Desa Sukajadi, dihadiri Kepala Desa, Ketua
Gapoktan dan Ketua Poktan, serta Penyuluh Pertanian. Dalam sambutannya, Pak Kades
menyampaikan bahwa rencana pembangunan tanggul
diusahakan terealisasi pada Tahun 2023.
“Pemerintah Desa mendukung pertanian padi di desa Sukajadi. Rencana kita membangun tanggul penghalang air
laut, diusahakan terealisasi tahun depan.” Ujar Kades.
Tanggul di tepi lahan pertanian padi Desa Sukajadi, merupakan upaya menghalangi
air laut masuk ke lahan sawah. Diketahui bersama bahwa air asin sudah sampai ke
tengah sawah, memberikan dampak negatif pada tanaman padi.
Disampaikan bahwa Pembangunan tanggul pertanian akan segera ditangani, agar petani yang menghasilkan padi bisa bercocok tanam lagi setiap tahunnya. Keberhasilan panen padi ke depannya sangat bergantung pada pembangunan tanggul penghalang air pasang tersebut.
Pada pengarahannya, PPL Asrol Fahmi menyampaikan bahwa pembuatan tanggul sangat penting. Demi kemadirian pangan terutama tanaman padi, penghasil beras sumber makanan pokok.
“Padi sumber makanan kita, maka sawah sebaiknya diselamatkan dari dampak air laut pasang. Pembuatan tanggul bisa membantu kelompok tani menjalankan program pertanian ke depan. Kita usahakan mengambil kegiatan penangkaran benih padi dan peningkatan IP 200, sama seperti Gapoktan di Desa Bukit Batu.” Harap PPL yang pernah bertugas di Kabupaten Siak itu.
Sesuai kesepakatan rapat sebelumnya, Pengurus Gapoktan dan Poktan bersedia melakukan pembenahan administrasi kelompok tani. Ketua dan Pengurus mulai melakukan update anggota kelompok tani. Pengurus kelompok mendata kembali anggota dan pengurus yang masih aktif untuk melanjutkan kinerja pertanian di Desa Sukajadi.
Awal pembenahan, PPL Asrol telah membuat 7 buku administrasi kelompok tani, bisa langsung diisi oleh setiap Poktan.
“Kita benahi dulu administrasi kelompok tani, sambil kita berjalan memperbaiki keterampilan budidaya padinya.” Ucap penyuluh yang dulunya bekerja di Kecamatan Sabah Auh itu.
“Ini buku daftar
anggota, lalu ada buku tamu, catatan notulen rapat, buku kegiatan kelompok,
inventaris, surat masuk dan keluar, dan lainnya.“ Jelas Pak Asrol sambil
memperlihatkan buku-buku administarsi tersebut. Ketua Poktan lalu menerima
salinan buku untuk diperbanyak, lalu musyawarah ditutup dengan diskusi
kelompok.



Posting Komentar