Demonstrasi Cara Pembuatan Biosaka

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) bersama Penyuluh Pertanian, melakukan demonstrasi cara pembuatan larutan organik Biosaka. Petugas POPT Kabupaten Bengkalis, Pak Ciptadi bersama Penyuluh Andy Simarmata, SP serta Asrol Fahmi, A.Md berada di lokasi. Tempat melaksanakan praktek membuat Biosaka di sekretariat Gapoktan Berkat Sri Bakti, Desa Bukit Batu. Berada dalam lingkup wilayah kerja UPT Balai Penyuluhan Pertanian. UPT BPP Kecamatan Bukit Batu saat ini dipimpin Ibu Zuldayanti, S.Pt.

Demonstrasi cara (Demcar) merupakan metode penyuluhan pertanian yang dilakukan dengan cara peragaan. Demcar memperlihatkan suatu inovasi secara nyata, sehingga kelompok tani bisa mempraktekkan langsung. Adapun Biosaka menurut seorang ahli, adalah hasil ekstrak berbagai jenis rerumputan alami. Sumber bahan organik tersebut beradaptasi dan tumbuh di sekitar areal pertanaman.

Manfaat Biosaka bisa menjadi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) bagi tanaman padi. Hal tersebut penting bagi Gapoktan Desa Bukit Batu yang sedang menjalankan program Penangkaran Padi. Dinyatakan oleh sebagian ahli, bahwa Biosaka mampu menjadikan tanaman subur, juga mencegah serangan hama dan penyakit.

Pembuatan Biosaka cenderung mudah, sebaiknya memilih bahan dengan tepat. Rerumputan segar minimal 5 jenis, tidak terlihat adanya tanda serangan hama dan penyakit. Pemilihan bahan diutamakan untuk rerumputan di sekitar tanaman itu sendiri.

Proses pembuatan Biosaka dengan cara mengepal kelima jenis rerumputan di dalam air. Takaran air beberapa liter dengan lama pengepalan 30 menit. Sebaiknya tidak mengangkat tangan, berhenti, atau berganti orang selama proses pembuatan Biosaka. Terus direndam dan dikepal sampai larutan tercampur homogen. Aplikasi di lahan pertanian yaitu dengan penyemprotan pada waktu dan cara yang tepat, dengan melarutkan Biosaka pada air bersih.

Akhirul kalam, bahwa Demcar pembuatan Biosaka bisa mempermudah penyebaran bahan organik ke kelompok tani. Biosaka menjadi sebuah tawaran solusi pertanian, mengingat kemampuan pengadaan pupuk non organik terbatas.

Posting Komentar