Tanam Ubi Kayu di Tengah Pandemi


Ubi kayu merupakan salah satu tanaman pangan yang dapat tumbuh dan berproduksi pada lingkungan dimana tanaman pangan yang lain seperti padi dan jagung tidak dapat. Meskipun demikian, untuk dapat tumbuh, berkembang dan menghasilkan umbi dengan baik, ubi kayu menghendaki kondisi lingkungan tertentu, baik kondisi lingkungan di atas permukaan tanah (iklim) maupun di bawah permukaan tanah.

Penanaman ubi kayu di Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan produksi ubi kayu dengan memanfaatkan lahan baru yang belum pernah ditanami sebelumnya. Manfaat kegiatan tersebut dirasakan oleh Bapak Syamsuddin MY, Ketua Kelompok Tani Tunas Baru, Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu. Dirinya mengakui bersyukur mendapatkan bantuan ubi kayu untuk kelompoknya.

“Alhamdulillah semua sudah ditanam dengan baik.” Ujarnya.

Semoga bantuan yang pemerintah berikan bisa mendongkrak produksi ubi kayu di wilayahnya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempertahankan daya beli ubi kayu masyarakat petani di pedesaan yang terdampak Covid-19

Ubi kayu dapat dimanfaatkan untuk keperluan pangan, pakan maupun bahan dasar berbagai industri. Oleh karena itu pemilihan varietas ubi kayu harus disesuaikan untuk peruntukannya. Di daerah dimana ubikayu dikonsumsi secara langsung untuk bahan pangan diperlukan varietas ubi kayu yang rasanya enak dan pulen. Selain peruntukannya, pemilihan dan penerimaan suatu varietas ubi kayu oleh petani dan pengguna lainnya juga ditentukan oleh umur tanaman, keragaan dan sifat ketahanannya terhadap gangguan hama dan penyakit tanaman. Pada umumnya petani sangat fanatik terhadap varietas lama maupun unggul lokal yang telah dikenal luas oleh masyarakat luas sehingga pasarnya jelas.

“Kemarin kami dapat ubi kayu yang berlabel, kemudian dikasih juga pupuk. Semuanya telah kami aplikasikan dan sekarang tinggal menunggu panen.” Tutupnya.

Posting Komentar