Dalam era baru industri pertanian 4.0, penyuluhan konvensional sudah bertransformasi ke model digitalisasi. Penggunaan teknologi informasi sudah keharusan dengan menampilkan kondisi riil potensi wilayah dan kelompok tani binaan di lokasi pendampingan. Pemilihan media penyuluhan juga didorong terus upgrade dengan perkembangan teknologi, termasuk media sosial. Akses informasi pada media sosial yang bervariasi mendukung penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi kepada petani dan masyarakat luas. Salah satu yang bisa dipilih adalah Halaman Fanpage Facebook. Halaman virtual tersebut bisa diakses hanya dengan terkoneksi dunia maya. Segala lapisan masyarakat mendapatkan berbagai informasi dengan akses internet ke Fanpage BPP.
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bukit Batu, memberikan layanan teknologi dan informasi mengenai sektor pertanian, antara lain tanaman pangan, hortikultura dan peternakan. Layanan tersebut terdapat di halaman facebook yang telah ada sejak Tahun 2020. Alamat url Fanpage tersebut yaitu https://web.facebook.com/bppkecamatanbukitbatu. Terhitung Bulan lalu, telah ada 21 orang yang menyukai Fanpage Kecamatan Bukit batu dan 22 orang yang mengikuti.
Fanpage BPP Bukit Batu adalah halaman khusus yang di buat oleh admin cyber extension Kecamatan Bukit Batu. Menyediakan informasi dan kegiatan para penyuluh pertanian di wilayah kerja, poster penyuluhan pertanian, video penyuluhan dan berbagai tulisan menarik di dalamnya. Tujuan dibuatnya Fanpage FB untuk mendiseminasi informasi teknologi pertanian kepada pengguna media sosial, khususnya kelompok tani yang sudah memiliki facebook.
Admin Fanpage BPP Bukit Batu senantiasa melakukan upload setiap kegiatan pendampingan penyuluh pertanian. Kegiatan kelompok tani binaan selalu up to date, merunut secara waktu dan tersaji dalam berbagai varian media yang menarik. Beberapa kegiatan seperti kunjungan ke kelompok tani, video cara pembuatan pestisida nabati, sosialisasi dan pendampingan pertanian organik, serta keterlibatan penyuluh pertanian dalam menyusun laporan Simluhtan, Cyber Extension dan Kostratani.
Teknologi digital yang terus berkembang, memberikan peluang bagi penyuluh untuk dapat menyebar luaskan ilmu pengetahuannya. Media internet yang menembus batas perkotaan dan pelosok desa merupakan kesempatan untuk memajukan dunia penyuluhan. Penyuluh mendapatkan informasi maupun menyebarluaskan teknologi secara cepat dalam ruang dunia maya. Penyuluh juga dituntut untuk bisa membuat media penyuluhan yang efektif dan efisien melalui aplikasi berupa poster dan selebaran digital, video dan audio yang bisa disebar di internet. Pembuatan laporan menjadi tepat sasaran dengan unduhan aplikasi, baik melalui smartphone android maupun di laptop.
Peran penyuluh pertanian dalam menjalankan peran dan fungsinya mengikuti trend penyuluhan 4.0, melalui arus perkembangan media digital yang semarak. Penyuluh pertanian berada di simpang jalan, apakah ikut berubah dan tegar seperti batu karang, ataukah terhempas digilas kemajuan zaman.



Posting Komentar