Kelurahan Sungai Pakning memiliki potensi untuk mengembangkan tanaman hias. Kreativitas Kelompok Tani (Poktan) setempat bisa memiliki penghasilan tambahan.
Pak Haris membentuk kelompok tani tanaman hias, beranggotakan 16 orang. Diberi nama Kelompok Tani “Makmur Bersama”. Berdomisili di Jalan Kampung Jawa RT 01 RW 06 Kelurahan Sungai Pakning. Sebagai Ketua kelompok adalah Haris Setiawan, Sekretaris Katiran, dan Bendahara M. Tarmizi. Kelompok tani yang dibentuk, didaftarkan di Simluhtan oleh penyuluh pertanian, sehingga menjadi legal dan memiliki nomor registrasi. Balai Penyuluhan Pertanian mendampingi kelompok Makmur Bersama, dengan Penyuluh Pertanian yang bertugas di lapangan.
Pak Haris menjelaskan bahwa tanaman hias memiliki nilai jual, hingga usaha ini bisa dilakukan secara komersil. Kegiatan tanaman hias berhubungan keindahan pekarangan dan lingkungan, jika digeluti dengan tekun, bisa meningkatkan pendapatan petani. Tanaman hias banyak dimanfaatkan untuk menyemarakkan berbagai acara, seperti selamatan, kelahiran dan perkawinan.
Pada dasarnya pengelolaan pekarangan untuk tanaman hias cukup mudah, sederhana dan menyenangkan. Kegiatan ini dapat melibatkan semua anggota keluarga dalam memelihara halaman. Pilihan jenis tanaman yang bisa ditanam bisa disesuaikan dengan kegemaran kita. Jenis tanaman hias yang banyak diminati masyarakat, misalnya bunga anggrek dan kamboja bisa distok.
“Sebagian tanaman hias dalam masa tiga bulan, sudah bisa dijual. Harganya mulai dari 50.000 Rupiah.” Jelas Pak Haris. Menurutnya pekarangan produktif tanaman hias menjadikan lingkungan indah, nyaman dan sehat.
“Sebaiknya sebuah rumah memiliki tanaman hias, bisa juga ditambah tanaman buah dan sayuran di halaman. Terutama di daerah perkotaan untuk menyejukkan rumah, sekaligus menghasilkan buah dan sayuran skala rumah tangga.” Tutupnya.


.png)
Posting Komentar