Penyuluh Pertanian di Unit Pelaksana Teknis-Balai Penyuluhan Pertanian (UPT-BPP) Kecamatan Bukit Batu mengikuti telekonferensi mengenai Mobile Digital Ngobrol Asyik (MDNA). Acara jarak jauh berbasis elektronik tersebut, diikuti dari Kantor UPT-BPP yang terletak di Gedung Terpadu Desa Sungai Selari. Telekonferensi bersama BPPSDMP Kementan RI, dihadiri oleh Kepala UPT dan PPL dari Kecamatan Bukit Batu. Berikut ini catatan dari kegiatan memperkuat peran penyuluh pertanian melalui MDNA tersebut.
Menteri Pertanian (Mentan) meluncurkan program Mobile Digital Ngobrol Asyik (MDNA) Pertanian. Program tersebut berupa siaran langsung yang dilengkapi dengan digital sistem. Terhubung langsung dengan beragam informasi terbaru dari para ahli pertanian. Program guna menyelesaikan masalah pertanian melalui analisa dari pakar pangan nasional.
Dikatakan bahwa MDNA menguatkan peran penyuluh dalam memfasilitasi peningkatan produksi pertanian. Kegiatan yang digelar di Kantor Pusat Kementan, dihadiri 1000 peserta dari berbagai daerah seIndonesia. Acara juga diikuti secara online oleh insan pertanian dari pelosok tanah air.
"Acara ini menyatukan seluruh kekuatan pertanian untuk bisa berproduksi lebih baik dan bisa menjadi kebutuhan kita hari ini dan ke depan. Terlebih kita saat ini tengah menghadapi ancaman krisis pangan dunia akibat berbagai hal." Ujar Mentan.
"Mobile Ngobras ini menguatkan digital sistem, bisa menjadi solusi kebutuhan pertanian secara online. Misalnya untuk mengetahui kondisi cuaca untuk memulai masa tanam pertanian, nanti kita bisa hubungkan dengan BMKG. Semua bisa dikomunikasikan karena MDNA ini sudah dilengkapi teknologi digital." Lanjutnya.
Dikatakan Mentan bahwa mobile Ngobras juga dapat memantau situasi harga terkini, monitoring kebutuhan bahan pokok di seluruh Indonesia. Nantinya, penyuluh akan melaporkan langsung kondisi dan dinamika di lapangan. Program MDNA adalah terobosan baru dalam memperkuat komunikasi antar penyuluh seluruh Indonesia.
"Saya sangat yakin dengan sistem ini, kita bisa memantau apa saja yang berkaitan dengan informasi pertanian. Solusi tersedia dengan langsung berdiskusi dengan para ahli atau pakar pangan nasional." Pungkasnya.



Posting Komentar