Kegiatan Family Farming merupakan bantuan pemerintah sebagai pemicu awal tercapainya ketahanan pangan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan keluarga yang sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang serta meningkatkan pendapatan keluarga.
Perwujudan pemantapan ketahanan pangan masyarakat ditempuh pemerintah melalui program Family Farming (Pertanian Keluarga). Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan tersebut. Kegiatan Family Farming salah satunya ditempatkan di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu. Adapun kelompok tani (Poktan) yang dipilih untuk melaksanakannya adalah Poktan Tunas Baru 1. Kelompok tani yang berdomisili di Dusun Kenanga ini dipimpin oleh ketua Jusnalita.
Perwujudan pemantapan ketahanan pangan masyarakat ditempuh pemerintah melalui program Family Farming (Pertanian Keluarga). Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan tersebut. Kegiatan Family Farming salah satunya ditempatkan di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu. Adapun kelompok tani (Poktan) yang dipilih untuk melaksanakannya adalah Poktan Tunas Baru 1. Kelompok tani yang berdomisili di Dusun Kenanga ini dipimpin oleh ketua Jusnalita.
Beberapa waktu yang lalu, kegiatan Family Farming ini mendapatkan kunjungan dari Tim PKK Desa Batang Duku. Tujuan kunjungan tersebut yaitu sebagai study banding pelaksanaan kegiatan Pertanian Keluarga. Dengan melihat cara, proses dan hasil yang diperoleh oleh kelompok tani, bisa menggugah semangat kelompok yang lain untuk melakukan pertanian keluarga ini. Adapun Poktan Tunas Baru 1 melakukan usaha budidaya Nenas, Ubi Jalar, Keladi, kolam ikan lele dan ternak kambing.
Peranan penting dilakukan oleh Penyuluh Pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bukit Batu. Peran Penyuluh sebagai penggerak dan pendamping di lapangan. BPP menjadi pos simpul informasi dan teknologi pertanian di tingkat kecamatan. Keduanya adalah ujung tombak pembinaan, pendampingan dan pengawalan dalam upaya menyukseskan program Family Farming. Adapun Penyuluh Pertanian yang mendampingi kegiatan ini yaitu, Nopida Erawati, SP.
“Berkat program Family Farming, kelompok tani sudah melakukan panen perdana berupa Ubi Jalar 230 Kg, Keladi 20 Kg dan Perkembangan ternak kambing dari 30 menjadi 52 ekor.” Ungkapnya.
Peranan penting dilakukan oleh Penyuluh Pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bukit Batu. Peran Penyuluh sebagai penggerak dan pendamping di lapangan. BPP menjadi pos simpul informasi dan teknologi pertanian di tingkat kecamatan. Keduanya adalah ujung tombak pembinaan, pendampingan dan pengawalan dalam upaya menyukseskan program Family Farming. Adapun Penyuluh Pertanian yang mendampingi kegiatan ini yaitu, Nopida Erawati, SP.
“Berkat program Family Farming, kelompok tani sudah melakukan panen perdana berupa Ubi Jalar 230 Kg, Keladi 20 Kg dan Perkembangan ternak kambing dari 30 menjadi 52 ekor.” Ungkapnya.



.png)
Posting Komentar