Pemerintah melakukan pembaharuan di sektor pertanian. Pembangunan pertanian dimulai dari BPP di tingkat Kecamatan untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan perannnya untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan Pertanian. Dengan melek IT maka penyuluh dan petani dapat ikut mengembangkan bidang Pertanian dengan cepat dan akurat.
Kostratani merupakan arah baru penyuluhan pertanian, menggunakan pendekatan teknologi 4.0. Kementerian Pertanian RI berupaya kembangkan mekanisme pelaporan program utama oleh penyuluh sebagai acuan menyusun kebijakan sektor pertanian. Laporan Utama Kementan merupakan instrumen untuk menghimpun data dan laporan capaian program-program utama dari Kostratani ke Agriculture War Room (AWR). Pemerintah ingin menyatukan petani dengan penyuluh di daerah, terkoneksi langsung dengan Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta.
Dalam rangka pengisian data komoditas strategis dan kegiatan utama Kementerian Pertanian, BPP Bukit Batu melaporkan data tersebut melalui aplikasi laporan Utama. Admin Kecamatan Bukit Batu mengakses alamat http://laporanutama.pertanian.go.id. Kostratani Bukit Batu melaporkan data terkini, langsung dari lapangan secara cepat. Hal tersebut tidak lepas dari sinergi penyuluh lapangan dalam mendukung petugas admin Kostratani. Pelaporan dilaksanakan setiap minggu secara online. Adapun kendala biasanya koneksi internet WiFi yang lambat dan pemadaman listrik yang terkadang menghambat entri data.
Laporan Utama Kostratani menjadi tolok ukur kinerja BPP di Tingkat Kecamatan. Dalam kegiatan menginput data strategis tersebut, Kepala UPT BPP bertindak sebagai pelaksana tugas harian Kostratani. Ka UPT memberikan arahan Penyuluh Pertanian dari beberapa desa untuk hadir mengkonfirmasi data.
“Dinamika lapangan mengacu potensi daerah, diharapkan agar penyuluh setiap desa berkomitmen mengisi data setiap minggunya untuk diinput via online. Adapun tata cara entri data pada Aplikasi Laporan Utama, sudah dipahami oleh Andy Simarmata, SP sebagai Admin.” Terang Kepala UPT BPP, Zuldayanti, S.Pt.
“Laporan Utama saat ini masih memasukkan data umum, untuk luas tanam dan panen hanya pada tanaman padi saja. Tugas Konstratani Kecamatan Bukit Batu sangat penting, menjaga akurasi data secara real time” Imbuhnya.
“Akurasi sangat vital, dampaknya buruk kalau salah. Ketepatan input data laporan utama semoga membuat kebijakan pembangunan pertanian menjadi lebih baik.” Pungkasnya.
Perubahan dalam bidang Pertanian mengarah ke online tidak lagi dapat dihindari. Sedikit demi sedikit instrumen penyuluhan pertanian berubah dari menggunakan manual menjadi tahapan digital. Maka adaptasi dengan perubahan mutlak adanya, sehingga program Penyuluhan Pertanian dapat terus berjalan di tengah pandemi.
Kostratani merupakan arah baru penyuluhan pertanian, menggunakan pendekatan teknologi 4.0. Kementerian Pertanian RI berupaya kembangkan mekanisme pelaporan program utama oleh penyuluh sebagai acuan menyusun kebijakan sektor pertanian. Laporan Utama Kementan merupakan instrumen untuk menghimpun data dan laporan capaian program-program utama dari Kostratani ke Agriculture War Room (AWR). Pemerintah ingin menyatukan petani dengan penyuluh di daerah, terkoneksi langsung dengan Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta.
Dalam rangka pengisian data komoditas strategis dan kegiatan utama Kementerian Pertanian, BPP Bukit Batu melaporkan data tersebut melalui aplikasi laporan Utama. Admin Kecamatan Bukit Batu mengakses alamat http://laporanutama.pertanian.go.id. Kostratani Bukit Batu melaporkan data terkini, langsung dari lapangan secara cepat. Hal tersebut tidak lepas dari sinergi penyuluh lapangan dalam mendukung petugas admin Kostratani. Pelaporan dilaksanakan setiap minggu secara online. Adapun kendala biasanya koneksi internet WiFi yang lambat dan pemadaman listrik yang terkadang menghambat entri data.
Laporan Utama Kostratani menjadi tolok ukur kinerja BPP di Tingkat Kecamatan. Dalam kegiatan menginput data strategis tersebut, Kepala UPT BPP bertindak sebagai pelaksana tugas harian Kostratani. Ka UPT memberikan arahan Penyuluh Pertanian dari beberapa desa untuk hadir mengkonfirmasi data.
“Dinamika lapangan mengacu potensi daerah, diharapkan agar penyuluh setiap desa berkomitmen mengisi data setiap minggunya untuk diinput via online. Adapun tata cara entri data pada Aplikasi Laporan Utama, sudah dipahami oleh Andy Simarmata, SP sebagai Admin.” Terang Kepala UPT BPP, Zuldayanti, S.Pt.
“Laporan Utama saat ini masih memasukkan data umum, untuk luas tanam dan panen hanya pada tanaman padi saja. Tugas Konstratani Kecamatan Bukit Batu sangat penting, menjaga akurasi data secara real time” Imbuhnya.
“Akurasi sangat vital, dampaknya buruk kalau salah. Ketepatan input data laporan utama semoga membuat kebijakan pembangunan pertanian menjadi lebih baik.” Pungkasnya.
Perubahan dalam bidang Pertanian mengarah ke online tidak lagi dapat dihindari. Sedikit demi sedikit instrumen penyuluhan pertanian berubah dari menggunakan manual menjadi tahapan digital. Maka adaptasi dengan perubahan mutlak adanya, sehingga program Penyuluhan Pertanian dapat terus berjalan di tengah pandemi.



Posting Komentar