Penutupan Penyusunan Programa Tingkat Kabupaten


Kegiatan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Tingkat Kabupaten, secara resmi ditutup oleh Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis.

Bapak Wahyuddin, S.Sos, MM dalam arahannya mengatakan, bahwa penyuluh harus memiliki ilmu dasar tentang pertanian. Saat ini ilmu dapat di pelajari melalui internet, ada google dan youtube. Dulu kita harus banyak pelatihan, sekarang dengan adanya teknologi, tergantung kita mau atau tidak mendalami ilmu.

Lebih lanjut dijabarkan bahwa penyuluh adalah orang terdepan yang bisa mengasah para petani dan peternak menjadi sukses. Tanpa penyuluh mereka tidak punya arah untuk diikuti, sebab tidak semua mereka memiliki pendidikan tinggi, sedangkan penyuluh memiliki basic ilmu sebagai sarjana.

“Dalam bertugas, jangan berharap materi. Kebanggaan bagi penyuluh adalah apabila kelompok tani yang dibinanya itu berhasil. Itulah kebanggaan yang tidak bisa dinilai dengan apa pun. Namun keberhasilan itu tidak mudah, penuh perjuangan, tidak bisa serta merta.” Pesan Pak Sekretaris.

“Penyuluh memerlukan keterampilan dalam pendekatan melalui kelompok tani. Sebab membina petani yang banyak ragam pemikiran, bila salah pendekatan, bisa dimusuhi.” Sarannya yang menjabat di Dinas TPHP pada 1 September 2021.

Lalu diinstruksikan kepada Kepala BPP dan Penyuluh Pertanian agar melaporkan potensi apa yang bisa dikembangkan, terutama cetak sawah baru. Dikatakan bahwa kita perlu lahan yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan pangan Kabupaten Bengkalis.

Terakhir disampaikan ucapan terima kasih kepada penyuluh pertanian lapangan, dalam mendampingi kelompok tani yang banyak di setiap desa.

“Saya ucapkan terima kasih penyuluh dengan jumlah yang sedikit, membina kelompok tani yang banyak. Ke depan saya yakin penyuluh mampu memberikan yang terbaik.” Pungkasnya.

Posting Komentar