Kinerja Penyuluh di Bidang Informasi dan Teknologi Pertanian


“Dalam pertemuan terakhir di Sungai Pakning, saya tidak sempat melakukan pembahasan kerja-kerja kita secara mendalam. Saat di ujung pertemuan, baru terlihat SK Penempatan dari Dinas Kabupaten bahwa tidak ada lagi koordinator, tapi menjadi penyuluh semuanya. Sebenarnya selama ini koordinator sangat membantu, aktif menangani kegiatan-kegiatan bersama dengan penyuluh. Karena koordinator sudah tidak ada lagi, saya dengan izin dari Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian, meminta koordinator yang lama menjadi ketua penyuluh di lapangan. Hal tersebut untuk memperpanjang langkah-langkah saya di kecamatan, mewakili pada kegiatan yang tdak sempat diikuti, serta memudahkan kerja-kerja yang membutuhkan koordinasi.”

Hal tersebut disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis-Balai Penyuluhan Pertanian (UPT-BPP) Siak Kecil, Ibu Astud Iponi, SP. Diungkapkan dalam pengarahannya pada Rapat Koordinasi Penyuluh Pertanian di Tiga Kecamatan dalam ruang lingkup kerja UPT-BPP Siak Kecil. Adapun ketiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Siak Kecil itu sendiri, kemudian Kecamatan Bukit Batu dan yang ketiga Kecamatan Bandar Laksamana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor UPT-BPP Desa Sungai Siput, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

“Setiap permohonan bantuan dari kelompok tani, wajib diikuti dengan kelengkapan proposal. Kita meminta melalui WA harus siap juga dengan proposalnya. Saran saya walaupun realisasi bantuan ke kelompok tani, tapi administrasi kita melalui Gapoktan. Jadi penyuluh dan Gapoktan sering bertemu, silaturahmi sebagai langkah awal kemajuan penyuluhan pertanian kita.” Saran Kepala UPT.

Lebih lanjut dalam arahannya, dikatakan untuk Tim Cyber dan Simluhtan agar mempercepat kerja-kerja di bidang informasi dan teknologi multimedia ini. Admin cyber agar disegerakan mengisi materi spesifik lokalita dan gerbang daerah di website cyber extension. Admin Simluhtan diarahkan agar aktif memperbaiki dan meng-update data kelompok tani.

“Admin agar pro aktif meminta data kepada penyuluh di lapangan, dan kepada Bapak dan Ibu penyuluh yang diminta data, agar segera merealisasikan di lapangan.” Tutupnya. Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama, termasuk membahas permasalahan internal BPP.

Balai Penyuluhan Pertanian berfungsi secara optimal sebagai pusat kendali dan informasi kegiatan Penyuluhan Pertanian. Melalui BPP disusun langkah-langkah sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi Pertanian. Hal ini sesuai visi dan misi Kecamatan Siak Kecil, Bukit Batu dan Bandar Laksamana yaitu sebagai basis pengembangan pertanian di Kabupaten Bengkalis.

Posting Komentar