BPP Pusat Kendali dan Informasi Kegiatan Pertanian

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana mengadakan pertemuan rutin penyuluh. Pertemuan bulanan penyuluh dihadiri langsung oleh Kepala UPT BPP Kecamatan Siak Kecil, yang membawahi tiga kecamatan sekaligus, yaitu Kec. Siak Kecil, Kec. Bukit Batu dan Kec. Bandar Laksamana. Hadir juga Kepala UPT Pembenihan dan Pengembangan Tanaman Perkebunan Kecamatan Bukit Batu beserta staff. Koordinator Penyuluh Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana sebagai moderator sekaligus fasilitator diskusi. Tidak lupa berpartisipasi aktif seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana.

Tujuan dilaksanakannya pertemuan bulanan kali ini yaitu untuk menjaga pelaksanaan program pemerintah, baik itu ditingkat pusat, provinsi sampai ke daerah. Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bukit Batumelakukan rapat bersama untuk mengetahui perkembangan kegiatan yang sedang didampingi oleh penyuluh pertanian. Kegiatan tersebut diisi dengan pemaparan kegiatan di wilayah binaan, diskusi dan curah pendapat mengenai cara mengembangkan kegiatan agar tujuan tercapai. Rapat berkala diadakan dalam ruangan BPP yang terletak di Perkantoran Terpadu Kelurahan Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan dibuka oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bukit Batu. Koord. BPP menyampaikan bahwa Penyuluh pertanian harus terlibat secara penuh dalam mendukung program-program pertanian yang sedang berlangsung. PPL bahu membahu bersama kelompok tani untuk mencapai kesejahteraan dan swasembada pangan secara berkelanjutan. Lakukan transfer teknologi agar menjadi contoh petani dalam menerapkan inovasi. Melalui kerja nyata di lapangan, petani akan lebih percaya terhadap hal-hal baru yang disampaikan oleh penyuluh.

Kepala UPT BPP Kecamatan Siak Kecil dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Balai Penyuluhan Pertanian berfungsi secara optimal sebagai pusat kendali dan informasi kegiatan Pertanian. Melalui BPP disusun langkah-langkah sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi, terutama tanaman pangan. Hal ini sesuai visi dan misi Kecamatan Siak Kecil, Bukit Batu dan Bandar Laksamana yaitu sebagai basis pengembangan pertanian. “Mari ini menjadi motivasi untuk tingkatkan kinerja penyuluhan lapangan, upayakan ada peningkatan produksi tanaman pangan, terutama padi.” Ajak Kepala UPT BPP.

Selanjutnya disampaikan bahwa dengan mengetahui kelemahan-kelemahan yang ada di lapangan, penyuluh bisa menyusun rencana yang lebih baik. Lahan tanam padi yang tidak bertambah luas, bisa alih teknologi dengan lahan sempit menjadi produksi padat. Memiliki lahan sempit bukan halangan untuk bercocok tanam yang baik dengan hasil yang banyak. Justru lahan sempit bisa menjadi tanangan tersendiri. Pemilihan benih padi unggul, menerapkan IP 200, pengairan serta pemupukan menjadi kunci bila bertanam di tanah yang tidak luas. Langkah terdepan adalah menerapkan modernisasi peralatan pertanian untuk menunjang hasil produksi padi. Meningkatkan budidaya ke tahapan mekanisasi ini penting, karena alat dan mesin pertanian menghemat tenaga kerja, biaya dengan efisiensi waktu yang signifikan.

Posting Komentar