“Untuk pemasaran produk, selain Sungai Pakning sudah masuk ke wilayah, Dumai, Siak, Pekanbaru melalui media online, dan kita terus berusaha memperkenalkan produk-produk kita ini melalui event event di pemerintahan seperti MTQ dan sebagainya, dan produk kita ini akan kita jadikan sebagai oleh-oleh khas yang ada di Sungai Pakning,” papar Ketua Kelompok Tani, Syamsul.
Dikatakan Syamsul Produk olahan nenas tersebut adalah, keripik tepung nenas, manisan nenas, keripik nenas, keripik keju, ketela unggu, kerupuk pedas, keripik pisang gambut, dodol nenas, wajik rasa nenas.
“Dengan beranggotakan 30 orang, saat ini kami mengolah lahan kebun nenas dengan luas sekitar 6,5 hektar,” jelas Syamsul.
Kelompok tani telah memiliki alat berupa mesin vacum prayer (alat pengorengan keripik nenas), spiner oil (alat pengering minyak), mesin pembuat kemasan, serta telah memperoleh pembinaan & pelatihan bagi kelompok tani.
Ke depan, kelompok tani Tuns makmur bercita-cita untuk meningkatkan produktivitas kelompok tani dalam mengolah panganan yang menjadi ciri khas Sungai Pakning tersebut. “Jika produktivitas meningkat, tentu akan mendongkrak pendapatan petani dan kelompok tani,”sahutnya.
Dikatakan kreativitas Kelompok Tani Tunas Makmur dalam produk olahan nenas diharapkan dapat memotivasi kelompok tani lain di Sungai Pakning, bahkan di Kabupaten Bengkalis.



Posting Komentar