Pelatihan Fasda dan Dinamika Kelompok


Terhitung puluhan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) mengikuti pelatihan fasilitator daerah (Fasda) yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis. Kata seorang pengamat, pelatihan Fasda ditujukan untuk menyiapkan fasilitator yang mampu menggerakan kelompok petani. Perubahan pada sikap dan perilaku pelaku utama pertanian, dalam meningkatkan hasil usaha yang mereka kerjakan.

Dikatakan sebagian pengamat, bahwa Pelatihan Fasda berfungsi menyiapkan fasilitator yang berperan aktif sebagai agen perubahan bagi petani. Fasda berperan mengubah jalannya kelembagaan sesuai kebutuhan kelompok tani.

Dalam pelatihan Fasda ada analisis usaha tani, penguatan organisasi tani dan kemitraan usaha tani. Aksi di lapangan, Fasda melakukan pendampingan sekaligus pemberdayaan petani dan lembaganya melalui teknik memfasilitasi. Termasuk mengorganisir kekuatan kelompok tani dalam pemanfaatkan dan mengelola sumber daya yang mereka miliki.

Salah seorang penyuluh yang juga merangkap sebagai Fasda mengatakan, bahwa kegiatan memberikan motivasi kepada petani dan kelompok tani berlangsung dalam suasana menyenangkan. Hal tersebut karena Fasda mengadopsi salah satu model pemberdayaan masyarakat, yaitu melalui Sistem Kebersamaan Ekonomi berdasarkan Manajemen Kemitraan (SKE-MK).

Penyuluh pertanian dari beberapa kecamatan sekabupaten Bengkalis, setelah menerima pelatihan fasda, melakukan praktek langsung ke kelompok tani. Ilmu yang diperoleh dalam pelatihan, diaplikasikan ke kelompok tani, runut sesuai yang diterima di ruang pelatihan. Para peserta dibagi menjadi beberapa tim, ditempatkan di desa untuk melakukan kegiatan dinamika kelompok tani. Pada akhirnya, dilakukan evaluasi mengenai peran peserta pelatihan dalam kegiatan dinamika kelompok yang berlangsung di tiap desa.

Posting Komentar